Media garuda Tanimbar.Com

Kebijakan Pendirian TK PAUD Baru di Desa Kilon Picu Kontroversi, Masyarakat Pertanyakan Efektivitas.

Garuda Tanimbar.com, Wuarlabobar 08/06/2026/– Kebijakan pendirian lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) baru di Desa Kilon, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, memicu perbincangan di tengah masyarakat.

Sejumlah warga menilai kebijakan tersebut kurang efektif mengingat telah beroperasinya TK Raudhatul Athfal yang selama ini melayani kebutuhan pendidikan anak usia dini di desa tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, rencana pendirian TK PAUD baru disebut-sebut berawal dari dorongan pihak kecamatan kepada pemerintah desa. Namun kebijakan tersebut mendapat tanggapan beragam dari masyarakat yang khawatir keberadaan sekolah baru akan berdampak pada keberlangsungan TK Raudhatul Athfal yang telah berdiri selama puluhan tahun.

TK Raudhatul Athfal diketahui telah meluluskan ratusan peserta didik dan menjadi salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang cukup dikenal di Desa Kilon.

Secara administratif, sekolah tersebut berada di bawah pembinaan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar guna memenuhi berbagai persyaratan legalitas dan penyelenggaraan pendidikan.

Sejumlah warga menilai jumlah anak usia sekolah di desa tersebut relatif terbatas sehingga keberadaan dua lembaga pendidikan dengan jenjang yang sama dikhawatirkan akan menyebabkan pembagian jumlah siswa yang tidak seimbang.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi operasional sekolah yang telah lebih dahulu berdiri, termasuk pembiayaan kegiatan belajar mengajar dan pemberian insentif bagi tenaga pendidik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Desa Kilon disebut telah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan TK Raudhatul Athfal. Melalui forum musyawarah desa, pemerintah desa bersama masyarakat berupaya mencari solusi untuk membantu operasional sekolah, termasuk dukungan insentif bagi para guru.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Kilon yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa pemerintah sebaiknya mempertimbangkan secara matang kebutuhan pendirian sekolah baru tersebut.“Jika alasan utamanya berkaitan dengan regulasi penggunaan dana desa untuk pemberian insentif, maka perlu dicari solusi yang tepat tanpa harus mendirikan lembaga baru yang justru berpotensi menambah beban anggaran desa. Apalagi sebagian besar calon peserta didik sudah terdata pada sekolah yang telah ada,” ujarnya.

Menurutnya, TK Raudhatul Athfal pada awal pendiriannya dibangun untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Desa Kilon dan hingga kini masih menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah lebih mengutamakan penguatan lembaga yang telah ada dibandingkan membentuk lembaga baru dengan fungsi yang sama.

Sejumlah warga juga menyampaikan dukungan terhadap keberadaan TK Raudhatul Athfal yang dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam mendidik anak-anak di desa tersebut.

Mereka menilai sekolah tersebut telah terbukti memberikan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi muda Desa Kilon.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kecamatan Wuarlabobar terkait pertimbangan dan dasar kebijakan pendirian TK PAUD baru di Desa Kilon.

Masyarakat berharap pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengedepankan dialog dan musyawarah guna menemukan solusi terbaik bagi dunia pendidikan di Desa Kilon.

Redaksi: ( Randy Fenan )

HARMONI CERIA ANAK NEGERI, SDN 84 AMBON GELAR PENTAS SENI DAN PELEPASAN SISWA KELAS VI.

Garuda Tanimbr.com Ambon, 8 Juni 2026 – SD Negeri 84 Ambon menggelar kegiatan Pentas Seni bertajuk “Harmoni Ceria Anak Negeri” sebagai salah satu program unggulan sekolah dalam menutup Tahun Pelajaran 2025/2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) di lingkungan SDN 84 Ambon tersebut berlangsung meriah, penuh makna, dan dihadiri berbagai unsur pendidikan serta masyarakat.Acara diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat.

Seluruh peserta dan tamu undangan berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara serta penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada peserta didik sejak dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan pendidikan wilayah setempat, perwakilan kepala sekolah, pengawas sekolah, dewan guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta panitia penyelenggara.

Dalam rangkaian pembukaan, para tamu undangan menerima sambutan dari perwakilan Dinas Pendidikan yang memberikan apresiasi atas komitmen SDN 84 Ambon dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan seni dan budaya.

Sementara itu, Kepala SDN 84 Ambon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pentas seni memiliki sejumlah tujuan penting yang sejalan dengan pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali persaudaraan antarsiswa, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, serta membangun kerukunan di lingkungan sekolah. Selain itu, pentas seni menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan minat yang selama ini dibina melalui proses pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program sekolah dalam mengakhiri proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran, sekaligus sebagai sarana meningkatkan prestasi dan kreativitas siswa di bidang seni dan budaya,” ujar Imelda Kafroly.

Pada akhir sambutannya, Kepala SDN 84 Ambon menyampaikan ucapan proficiat kepada seluruh siswa, guru, dan jajaran pendidikan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kerja keras dan dedikasi sehingga acara dapat terlaksana dengan baik.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa. Beragam pertunjukan menampilkan kreativitas, bakat, serta kemampuan siswa dalam bidang seni budaya yang mendapat sambutan hangat dari para hadirin.

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan doa syukur bersama dan acara pelepasan siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi pelepasan yang berlangsung secara sederhana, khidmat, dan penuh makna.

Melalui kegiatan Harmoni Ceria Anak Negeri, SDN 84 Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter, kreativitas, dan pelestarian budaya sebagai bekal generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

(Nik Kafroly)

Gerakan Doa Bersama “Saumlaki Sehati Berdoa”, Bupati Tanimbar Apresiasi Peran Pemuda dalam Pembangunan Spiritual Daerah.

Garuda Tanimbar.com – Saumlaki, 7 Juni 2026 – Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, bersama Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak menghadiri kegiatan Gerakan Doa Bersama bertajuk “Saumlaki Sehati Berdoa” yang berlangsung di Taman Kota Saumlaki, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Brampi Muriolkosu beserta istri, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para hamba Tuhan, pimpinan gereja, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jajaran pengurus dan anggota Gema Tanimbar.

Dalam sambutannya, Bupati Ricky Jauwerissa menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Gema Tanimbar yang telah menggagas serta menyelenggarakan kegiatan rohani tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda terhadap pembangunan karakter dan spiritual masyarakat, selain pembangunan fisik dan kemajuan daerah.“Pemerintah daerah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gema Tanimbar atas inisiatif yang sangat baik ini.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa generasi muda Tanimbar tidak hanya memikirkan pembangunan daerah dari sisi fisik, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap pembangunan spiritual masyarakat sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar bupati.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh nilai-nilai moral, etika, dan spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Gerakan “Saumlaki Sehati Berdoa” merupakan bagian dari gerakan rohani nasional yang dikenal dengan nama Indonesia Menyembah. Gerakan tersebut mengajak umat Tuhan di seluruh Indonesia untuk bersatu dalam doa, penyembahan, dan syafaat bagi bangsa dan negara.

Gerakan nasional ini lahir dari kesadaran bahwa di tengah berbagai tantangan dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, bangsa Indonesia membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kokoh. Fondasi tersebut diyakini dapat dibangun melalui hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, serta diwujudkan dalam kehidupan sosial yang penuh kasih, persatuan, dan tanggung jawab.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diwarnai doa bersama untuk kedamaian, persatuan, serta kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai spiritual sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Melalui kegiatan “Saumlaki Sehati Berdoa”, diharapkan semakin tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk memperkuat persatuan, mempererat toleransi, serta membangun Kepulauan Tanimbar yang maju, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.

(Randy Fenan).

Bupati Dan Wabup Tanimbar Bersama Bunda Paud Resmikan Gedung PAUD Toy Tanwan dan Gedung Posyandu Lelemuku Desa Makatian.

Garuda Tanimbar.com – Wermaktian, 07 /06/2026/ Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa bersama Wakil Bupati, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M dan Bunda PAUD Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa, melakukan kunjungan kerja di Desa Makatian dalam rangka Peresmian Gedung PAUD Toy Tanwan dan Gedung Posyandu Lelemuku Desa Makatian Kecamatan Wermaktian.

Peresmian Gedung PAUD Toy Tanwan dan Gedung Posyandu Lelemuku di Desa Makatian, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses layanan pendidikan anak usia dini dan kesehatan dasar bagi masyarakat setempat.

Adapun dua fasilitas ini memegang peranan penting yakni untuk PAUD Toy Tanwan sendiri menyediakan pendidikan usia dini yang layak dan telah berhasil meluluskan angkatan pertamanya.

Sementara Posyandu Lelemuku, menjadi pusat layanan kesehatan terpadu bagi ibu hamil, balita, dan warga desa.Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta Pengurus TP. PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Adapun agenda lain yakni pertemuan bersama para Guru, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Makatian.Setelah dari Desa Makatian, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar bersama rombongan menuju Desa Marantutul guna melakukan pertemuan dengan Pemerintah Desa, Tokoh Agama, Guru, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Marantutul.

(ELON)

Kepala SD Negeri 2 Alusi Bukjalim Tekankan Disiplin, Kejujuran, dan Mutu Pendidikan.

Garuda Tanimbar..com Bukjalim – 07 /06/2026/ – Pelaksanaan Ulangan Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di SD Negeri 2 Alusi Bukjalim berlangsung dengan tertib dan lancar. Momentum tersebut dimanfaatkan Kepala SD Negeri 2 Alusi Bukjalim, Edowardus Janubi, untuk memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta didik serta dewan guru mengenai pentingnya disiplin, kejujuran, dan kualitas proses pendidikan.

Dalam arahannya, Edowardus Janubi menegaskan bahwa keberhasilan dan prestasi siswa tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses belajar yang baik, terencana, dan berkesinambungan.

“Hasil yang baik bergantung pada proses yang baik pula. Oleh karena itu, setiap siswa harus aktif mengikuti seluruh proses pembelajaran di kelas agar mampu meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Ia menyampaikan beberapa pesan penting kepada para siswa. Pertama, siswa diharapkan aktif mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran di kelas masing-masing. Kedua, siswa diminta memanfaatkan waktu belajar secara efektif dan bertanggung jawab. Ketiga, seluruh peserta didik diharapkan mampu mengaktualisasikan tata tertib sekolah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Selain itu, Kepala Sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk terus menjaga kedisiplinan dalam menggunakan waktu belajar, baik saat berada di sekolah maupun ketika belajar di rumah.

Tidak hanya kepada siswa, Edowardus Janubi juga memberikan penekanan kepada para guru agar tetap disiplin dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pengajar.

Menurutnya, peran guru sangat menentukan dalam membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat.”Guru memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik peserta didik agar menjadi generasi yang cerdas, pintar, dan berkarakter demi masa depan mereka,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya penerapan sistem penilaian yang bermutu, objektif, dan menjunjung tinggi kejujuran. Menurutnya, integritas dalam proses penilaian merupakan salah satu faktor utama dalam mengukur keberhasilan peserta didik secara adil dan profesional.

Mengakhiri arahannya, Edowardus Janubi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan guru atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan sehingga pelaksanaan Ulangan Semester Genap Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik dan lancar.Ia berharap SD Negeri 2 Alusi Bukjalim terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mampu meraih mutu pendidikan yang unggul melalui proses pembelajaran yang berkualitas.

“Kami berharap SDN 2 Alusi Bukjalim dapat terus berkembang dan meraih mutu pendidikan yang berkualitas melalui proses yang baik dan berkelanjutan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh siswa dan dewan guru SD Negeri 2 Alusi Bukjalim yang mengikuti arahan dengan penuh perhatian sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

(Nik Kafroly).

PEMERINTAH KECAMATAN WUARLABOBAR DIMINTA TATA TRANSPORTASI RUTE BATU PUTIH–OTEMER DEMI DUKUNG MOBILITAS MASYARAKAT

Garuda Tanimbar, Media Nasional – 07/06/2026/- Meningkatnya arus mobilitas masyarakat menuju ibu kota Kecamatan Wuarlabobar hingga Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendorong perlunya perhatian serius pemerintah terhadap sektor transportasi darat yang selama ini dilayani oleh kendaraan pribadi.

Masyarakat berharap Pemerintah Kecamatan Wuarlabobar segera melakukan pendataan terhadap seluruh transportasi pribadi yang melayani rute Wuarlabobar–Batu Putih–Otemer.

Selain pendataan, pemerintah juga diminta menetapkan standar tarif angkutan pulang-pergi yang wajar dan terjangkau guna memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat.

Permintaan tersebut muncul seiring semakin lancarnya akses transportasi yang menghubungkan desa-desa di wilayah Kecamatan Wuarlabobar dengan pusat pemerintahan kecamatan maupun ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Saumlaki.

Kondisi ini dinilai menjadi momentum penting untuk menata sistem transportasi secara lebih terorganisir dan berkelanjutan.Transportasi pribadi yang selama ini beroperasi secara rutin memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga urusan pemerintahan.

Karena itu, keberadaan armada transportasi tersebut perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai dari pemerintah.Tokoh masyarakat setempat menilai bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Wuarlabobar dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Pendataan armada, penetapan tarif yang jelas, serta peningkatan kualitas pelayanan transportasi menjadi langkah penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah.

Selain memberikan kepastian bagi pengguna jasa transportasi, penataan sektor transportasi juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan layanan bagi masyarakat yang setiap hari melakukan perjalanan menuju Saumlaki maupun wilayah lainnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, Pemerintah Kecamatan Wuarlabobar diharapkan segera mengambil langkah konkret bersama pemerintah desa untuk menciptakan sistem transportasi yang tertata, terjangkau, dan mampu mendukung berbagai kepentingan masyarakat dalam menunjang pembangunan daerah.

RF

Hilirisasi Petrokimia di Selaru Dinilai Jadi Peluang Strategis bagi Masa Depan Ekonomi Tanimbar

Garudaindonesiatimur.com Saumlaki – Peluang pengembangan industri hilirisasi petrokimia di Pulau Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dinilai dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Potensi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di wilayah selatan Maluku, ditambah posisi geografis Selaru yang strategis, menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan kawasan industri berbasis hilirisasi.

Kebijakan hilirisasi yang tengah menjadi prioritas pemerintah pusat bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui pengolahan di dalam negeri.

Melalui pengembangan industri hilir, daerah penghasil tidak hanya memperoleh manfaat dari aktivitas eksplorasi dan produksi, tetapi juga dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha pendukung, serta bertambahnya pendapatan daerah.

Tokoh Pemuda Muslim Tanimbar, Sumitro Fenanlambir, menilai momentum hilirisasi petrokimia di Selaru harus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Menurutnya, pengembangan industri petrokimia di Selaru bukan semata kepentingan wilayah tertentu, melainkan peluang strategis yang dapat memberikan dampak luas bagi pembangunan daerah secara keseluruhan.

“Hilirisasi petrokimia di Selaru merupakan peluang besar bagi masa depan Kepulauan Tanimbar. Karena itu, seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga masyarakat luas perlu bersinergi untuk mendukung percepatan pengembangannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan daerah yang ramah investasi, pembangunan infrastruktur pendukung, penyederhanaan perizinan, serta penguatan komunikasi antara pemerintah, investor, dan masyarakat.

Menurut Sumitro, sejumlah daerah di Indonesia berhasil mengalami percepatan pembangunan karena mampu membangun sinergi yang kuat dalam menyambut investasi strategis. Sebaliknya, tidak sedikit daerah yang kehilangan peluang pertumbuhan akibat kurangnya koordinasi dan dukungan terhadap proyek-proyek pembangunan berskala besar.

“Selaru memiliki posisi yang sangat strategis dan berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Yang diperlukan saat ini adalah kesamaan visi, komitmen bersama, dan keberanian untuk memanfaatkan peluang yang tersedia,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk aktif memperjuangkan potensi Selaru di tingkat provinsi maupun nasional agar masuk dalam prioritas pengembangan kawasan industri dan investasi strategis.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan daerah memperoleh perhatian yang memadai dalam agenda pembangunan nasional, terutama di tengah upaya pemerintah memperkuat hilirisasi industri sebagai pilar pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat melihat hilirisasi sebagai peluang yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan melalui terbukanya lapangan kerja, tumbuhnya sektor usaha baru, serta meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah.

Dengan dukungan potensi sumber daya alam yang dimiliki dan kebijakan nasional yang berpihak pada pengembangan industri hilir, Pulau Selaru dinilai memiliki prospek besar untuk berkembang menjadi kawasan strategis berbasis petrokimia di Indonesia Timur.

Para pemangku kepentingan pun diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan membangun kesepahaman bersama agar peluang tersebut dapat diwujudkan menjadi kekuatan ekonomi baru yang berdampak langsung bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

(NK)

SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Wujudkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila sebagai Aksi Nyata, Bukan Sekadar Retorika.

Garuda Indonesia Timur.com. Alusi Bukjalim -– Civitas Akademika SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan penuh khidmat pada Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dipimpin oleh Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Keljombar, S.Pd, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera yang terdiri dari siswa dan siswi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh salah seorang siswi, serta pembacaan teks Pancasila yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Martina S. Keljombar menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai aksi nyata, bukan hanya retorika.

Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dan diamalkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia, khususnya di lingkungan Civitas Akademika SMAN 11 Kepulauan Tanimbar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada.”Kita tidak boleh membiarkan perbedaan menjadi alasan untuk bertengkar. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan yang saling melengkapi. Dengan semangat persatuan, kerja keras, dan gotong royong, kita dapat bergerak maju mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Martina S. Keljombar juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar SMAN 11 Kepulauan Tanimbar.

Upacara dihadiri oleh unsur pimpinan sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar. Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba dan pentas seni yang menampilkan kreativitas para siswa sebagai bentuk implementasi nilai-nilai persatuan, kebhinekaan, dan semangat gotong royong.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, sekaligus memperkuat karakter pelajar yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.

(NiK Kafroli)

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila1 Juni 1945 – 1 Juni 2026

Kepulauan Tanimbar – 01/06/2026/. Pancasila adalah dasar negara, pemersatu bangsa, dan pedoman hidup seluruh rakyat Indonesia.

Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mari jadikan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan cinta tanah air sebagai landasan dalam membangun generasi yang berkarakter, cerdas, dan berintegritas demi Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera.

“Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya yang Bersatu, Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Martina S. Keljombar, S.PdKepala Sekolah SMAN 11 Kepulauan TanimbarKecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar

“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi untuk dihayati dan diwujudkan dalam setiap tindakan demi kemajuan bangsa Indonesia.” 🇮🇩

(NiK Kafroly)

RANCANGAN PERDA MASYARAKAT HUKUM ADAT TANIMBAR MASUK TAHAP PEMBAHASAN

https://mediagarudaindonesiatimur.com/wp-admin/ Saumlaki – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengakuan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat sebagai langkah memperkuat kedudukan masyarakat adat beserta hak-hak tradisionalnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dalam naskah rancangan peraturan tersebut dijelaskan bahwa negara mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat serta hak-hak tradisionalnya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ranperda ini juga menegaskan bahwa identitas budaya yang masih hidup dan dipertahankan oleh masyarakat adat Tanimbar merupakan bagian penting yang perlu memperoleh pengakuan dan perlindungan hukum.

Penyusunan regulasi ini mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.

Melalui regulasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengakui keberadaan masyarakat hukum adat beserta wilayah, kelembagaan, dan hak-hak tradisional yang masih berlaku.

Ranperda ini dinilai penting karena dapat menjadi instrumen hukum dalam menjaga kelestarian nilai-nilai adat, memperkuat peran lembaga adat, serta memberikan kepastian hukum terhadap hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain itu, regulasi tersebut diharapkan mampu mendorong pemberdayaan masyarakat adat agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah tanpa kehilangan identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menegaskan bahwa pengakuan terhadap masyarakat hukum adat merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan menghormati kearifan lokal.

Dengan hadirnya Peraturan Daerah ini nantinya, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat semakin kuat dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Ranperda tentang Pengakuan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat saat ini masih berada pada tahap rancangan dan akan melalui proses pembahasan lebih lanjut sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

(NIK Kafroly.)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.