Ramalan Spiritual Gunung Labobar: Argentina Diyakini Akan Menjadi Juara Piala Dunia 2026.

Garuda Indonesia.com,- Saumlaki – Menjelang laga final Piala Dunia FIFA 2026, perhatian masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar tertuju pada pernyataan seorang sesepuh spiritual dari kawasan Gunung Labobar yang menyampaikan keyakinannya bahwa Tim Nasional Argentina akan keluar sebagai juara dunia.

Menurut penuturan sesepuh tersebut, hasil penglihatan spiritual yang diperolehnya menunjukkan bahwa Argentina akan mampu mengalahkan lawannya pada partai final dan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Pernyataan itu disampaikan sebagai bagian dari keyakinan spiritual yang telah lama dikenal oleh sebagian masyarakat Tanimbar.Ramalan tersebut dengan cepat menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Sebagian warga menilai penglihatan spiritual para sesepuh Gunung Labobar memiliki nilai kearifan lokal yang selama ini dihormati, sementara yang lain memilih menunggu hasil pertandingan sebagai penentu akhir.

Di sisi lain, dunia sepak bola tetap menempatkan hasil pertandingan sebagai sesuatu yang ditentukan oleh performa para pemain, strategi pelatih, dan jalannya laga di lapangan.

Karena itu, ramalan spiritual tersebut tidak dapat dijadikan kepastian hasil pertandingan, melainkan merupakan bentuk keyakinan yang berkembang di tengah masyarakat.

Apabila prediksi tersebut terbukti, masyarakat yang mempercayai penglihatan spiritual Gunung Labobar akan menganggapnya sebagai sebuah ramalan yang menjadi kenyataan. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, penentuan juara Piala Dunia 2026 tetap berada di tangan kedua tim yang bertanding.

R.Fenan

Apresiasi untuk Solidaritas Wartawan Tanimbar, Pembagian Jasa Publikasi Ground Breaking Blok Masela Tuai Kekecewaan

Garuda Tanimbar.com,Saumlaki – Solidaritas dan dedikasi para wartawan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam mendukung pelaksanaan agenda ground breaking Proyek Blok Masela patut mendapat apresiasi.

Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, insan pers dari berbagai media berpartisipasi aktif dalam menyebarluaskan informasi sekaligus memberikan dukungan moril terhadap salah satu proyek strategis nasional tersebut.

Namun, di balik suksesnya pelaksanaan kegiatan, muncul kekecewaan dari sejumlah wartawan terkait pembagian jasa publikasi yang dinilai tidak sebanding dengan kontribusi dan beban kerja yang telah dilakukan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Beberapa jurnalis menyampaikan bahwa besaran kompensasi yang diterima dianggap tidak rasional dan jauh dari harapan, terlebih mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda berskala nasional yang sejak awal dipersiapkan secara besar-besaran.

Kekecewaan itu semakin terasa karena sebelumnya beredar harapan bahwa acara tersebut akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh banyak pihak, termasuk insan pers yang turut mengawal pemberitaan secara intensif. Namun, tidak terealisasinya kehadiran Presiden membuat sebagian pihak menilai ekspektasi yang telah dibangun tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Di sisi lain, Proyek Blok Masela tetap menjadi salah satu investasi energi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp300 triliun. Besarnya nilai investasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional maupun kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Tanimbar.

Meski demikian, sejumlah wartawan berharap agar penyelenggara kegiatan maupun pihak-pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap pola kemitraan dengan media, khususnya dalam hal penghargaan terhadap profesionalisme dan kontribusi insan pers.

Menurut mereka, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik sehingga layak memperoleh perlakuan yang adil, transparan, dan proporsional.Insan pers juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk mengurangi dukungan terhadap pembangunan Proyek Blok Masela, melainkan sebagai masukan agar hubungan antara penyelenggara kegiatan dan media dapat terjalin lebih baik pada agenda-agenda nasional berikutnya.

Dengan semangat profesionalisme, wartawan di Kepulauan Tanimbar menyatakan tetap berkomitmen menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, objektif, dan bertanggung jawab dalam mengawal setiap tahapan pembangunan yang menjadi kepentingan masyarakat luas.

(Randy Fenan).

Kemendagri Perkuat Pemantauan Politik Nasional, Kepulauan Tanimbar Terapkan Aplikasi SIMPOLDAGRIS.

Garuda Tanimabar.com,- Saumlaki – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat sistem pemantauan politik nasional melalui penerapan Sistem Informasi Politik Dalam Negeri (SIMPOLDAGRI) di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjadi salah satu daerah yang mulai mengimplementasikan aplikasi tersebut melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Pendopo Bupati Kepulauan Tanimbar, Saumlaki, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam agenda Asistensi Konsolidasi Data Politik dan Pemantauan Perkembangan Politik itu dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), organisasi kemasyarakatan, partai politik, organisasi kepemudaan, serta sejumlah organisasi masyarakat lainnya.

Perwakilan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Syahrul, menjelaskan bahwa SIMPOLDAGRI merupakan instrumen nasional yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data politik dari tingkat kabupaten/kota hingga pemerintah pusat.Menurutnya, aplikasi tersebut akan menjadi pusat data politik nasional yang mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan berbasis data sehingga memudahkan pemerintah dalam memantau dinamika politik di seluruh Indonesia secara real time.

“Melalui aplikasi ini, pemerintah pusat dapat memperoleh pembaruan data politik secara cepat sehingga perkembangan situasi politik di daerah dapat dipantau secara berkelanjutan,” ujar Syahrul.Ia menambahkan, selain memantau dinamika politik, SIMPOLDAGRI juga menghimpun berbagai data strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan demokrasi.

Data yang terintegrasi dalam sistem tersebut meliputi profil politik daerah, data partai politik, data anggota legislatif, bantuan keuangan partai politik, hingga hasil pemilu dan pemilihan kepala daerah yang seluruhnya tersimpan dalam satu platform digital nasional.

Selain itu, aplikasi ini juga menghasilkan laporan situasi politik yang disusun oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai bahan pertimbangan bagi kepala daerah, gubernur, hingga Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dalam mengambil kebijakan.Dalam arahannya, Syahrul juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kualitas demokrasi dengan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab pada Pemilu 2029.

“Masyarakatlah yang akan menentukan arah demokrasi melalui pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Bagi para politisi, ketika terpilih jadilah pemimpin yang terbaik, dan apabila belum terpilih, jadilah pendukung yang baik bagi mereka yang mendapat amanah rakyat,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak menegaskan bahwa seluruh tahapan pesta demokrasi telah selesai dan kini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu membangun daerah.Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), partai politik, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Menurutnya, melalui implementasi SIMPOLDAGRI, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berkomitmen menyampaikan informasi perkembangan politik daerah secara cepat, akurat, dan terintegrasi kepada pemerintah pusat melalui koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

“Kami berharap seluruh OPD dapat bersinergi mendukung Kesbangpol dalam menyajikan data politik yang valid sehingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar mampu menjadi daerah yang unggul dalam pelaporan perkembangan politik berbasis data kepada Kemendagri,” ujar Juliana.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas pelaksanaan sosialisasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir.

Usai menyampaikan sambutan, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan sosialisasi yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, doa bersama, dan sesi foto bersama.

Penerapan SIMPOLDAGRI di Kabupaten Kepulauan Tanimbar diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola informasi politik nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan kondisi politik daerah yang terintegrasi, akurat, dan responsif sebagai bagian dari penguatan sistem demokrasi di Indonesia.

(Nikander Kafroly)

MPLS Ramah Resmi Dibuka di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, 49 Siswa Baru Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Garuda Tanimbar.com,- Tanimbar – SMAN 11 Kepulauan Tanimbar resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026–2027 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “MPLS Ramah” ini dilaksanakan di lingkungan SMAN 11 Kepulauan Tanimbar sebagai langkah awal membentuk karakter peserta didik sekaligus membangun solidaritas di antara siswa baru.

Upacara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, orang tua/wali murid, serta 49 siswa baru yang telah resmi diterima sebagai peserta didik tahun pelajaran 2026–2027.Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Keljombar, S.Pd, menegaskan pentingnya pembentukan karakter sejak awal masa pendidikan di tingkat sekolah menengah atas.

Dalam amanatnya, Martina menyampaikan lima pesan utama kepada seluruh siswa baru. Pertama, mengedepankan kedisiplinan selama mengikuti proses pendidikan di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar. Kedua, terus meningkatkan prestasi akademik sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik. Ketiga, pentingnya dukungan orang tua melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Masuk Sekolah (GAMAS). Keempat, menaati seluruh tata tertib sekolah sebagai bagian dari kehidupan warga sekolah. Kelima, menghindari segala bentuk kekerasan serta mengutamakan solidaritas, saling menghargai, dan kebersamaan antar sesama peserta didik.

Sementara itu, Ketua Panitia MPLS, Yonas Romrome, S.Pd, dalam laporannya menjelaskan bahwa MPLS merupakan kegiatan pertama bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus memperkuat karakter dan profil lulusan sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Tahun 2026 melalui tema “MPLS Ramah.

“Menurutnya, konsep MPLS Ramah menekankan penghormatan terhadap hak-hak anak melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Selain itu, MPLS juga mengedepankan prinsip ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, damai, serta penuh kasih sayang bagi seluruh peserta didik.

Yonas menambahkan bahwa tujuan pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026–2027 meliputi mengenali potensi diri peserta didik baru, membantu proses adaptasi dan interaksi positif dengan seluruh warga sekolah, memperkenalkan kurikulum, sarana dan prasarana, serta metode pembelajaran, menumbuhkan karakter positif dan profil lulusan yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun komunikasi dan kemitraan strategis antara sekolah dengan orang tua atau wali murid sejak awal tahun ajaran.

Ia juga melaporkan bahwa jumlah peserta didik baru yang mengikuti MPLS tahun ini sebanyak 49 siswa, yang berasal dari berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah zona Kecamatan Kormomolin.

Rangkaian upacara pembukaan berlangsung tertib dan penuh semangat. Menutup sambutannya, Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru serta memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kesiapan pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026–2027.”Dengan semangat MPLS Ramah, kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, membangun karakter yang kuat, menjunjung tinggi disiplin, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” ujar Martina.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, SMAN 11 Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, humanis, serta berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda yang berprestasi, berintegritas, dan berakhlak mulia.

(Nik.Kaf)

Pemerintah Kecamatan Wermaktian Sambut Pelayaran Perdana KMP TEMI dengan Prosesi Adat Tanimbar di Dermaga Weratan.

Garuda Tanimbar.com Kepulauan Tanimbar, 13 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menyambut kedatangan pelayaran perdana KMP TEMI dengan prosesi adat yang berlangsung khidmat di Dermaga Feri Desa Weratan, Senin (13/7/2026). Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap dibukanya layanan pelayaran yang menghubungkan lintasan Tual – Larat – Wunlah – Seira – Saumlaki.

Acara diawali dengan penampilan tarian adat khas Tanimbar yang dibawakan oleh para siswa SMP Seira. Atraksi budaya tersebut mendapat apresiasi dari para tamu dan menjadi simbol pelestarian budaya lokal dalam menyambut tamu kehormatan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengalungan syal adat Tanimbar kepada Nahkoda KMP TEMI beserta jajaran awak kapal. Pengalungan dilakukan oleh Camat Wermaktian, didampingi Sekretaris Kecamatan Wermaktian, Kapolsek Wermaktian, serta Kepala Desa Weratan sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang.Kehadiran KMP TEMI diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Tanimbar.

Dalam sambutan, Camat Wermaktian menyampaikan bahwa pelayaran perdana KMP TEMI merupakan momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Wermaktian.”Atas nama Pemerintah Kecamatan Wermaktian dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Nahkoda beserta seluruh awak KMP TEMI. Kehadiran kapal ini menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kami. Kami berharap pelayanan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Weratan menyampaikan apresiasi atas dibukanya lintasan pelayaran tersebut.”Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah menghadirkan layanan pelayaran ini. Desa Weratan merasa bangga menjadi lokasi penyambutan perdana. Semoga kehadiran KMP TEMI menjadi pintu kemajuan bagi masyarakat pesisir dan semakin memperkuat hubungan antarwilayah di Kepulauan Tanimbar.

Apresiasi Masyarakat yang hadir menyambut pelayaran perdana tersebut dengan antusias. Mereka berharap keberadaan KMP TEMI mampu memberikan kemudahan transportasi bagi warga, mempercepat distribusi kebutuhan pokok, serta menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan di wilayah kepulauan.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mengapresiasi penyelenggaraan penyambutan yang mengedepankan nilai-nilai budaya Tanimbar melalui tarian adat dan prosesi pengalungan syal, sehingga mencerminkan keramahan masyarakat dalam menyambut tamu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Pelayaran perdana KMP TEMI di lintasan Tual – Larat – Wunlah – Seira – Saumlaki diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem transportasi laut di Maluku serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kepulauan Tanimbar.

Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendukung keberlangsungan layanan pelayaran tersebut demi mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

(Randy Fenan)

Wujudkan Data Pertanahan Akurat, 25 ASN dan Pegawai Kantor Pertanahan Ikuti Pelatihan Pembuatan Peta ZNT di Kepulauan Tanimbar.

Garuda Tanimbar.comSaumlaki, 10/06/2026/ – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Pemkab KKT) terus memperkuat tata kelola pertanahan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Hotel Incoa, Saumlaki, Rabu (8/7/2026).

Pelatihan yang mengusung tema “Melayani, Profesional, Terpercaya” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M., yang hadir mewakili Pemerintah Daerah.Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa ketersediaan data pertanahan yang akurat merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan kepastian hukum di bidang pertanahan.

Turut memberikan sambutan, Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana, S.H., M.Eng. Kegiatan tersebut juga dihadiri para Staf Ahli, Asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan ini yang terdiri atas pegawai Kantor Pertanahan Saumlaki dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Kepulauan Tanimbar.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas instansi dalam penyusunan data pertanahan yang akurat dan terintegrasi.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan teknis mengenai pengumpulan dan pengolahan data geospasial, metode analisis nilai tanah, hingga penyusunan Nilai Indikasi Rata-rata (NIR) sebagai dasar dalam penyusunan Peta Zona Nilai Tanah.

Selain meningkatkan kompetensi teknis peserta, pelatihan ini juga diarahkan untuk mendukung penyediaan data pertanahan yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan infrastruktur, investasi, serta pengambilan kebijakan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pemerintah daerah juga menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan OPD terkait, sehingga pelaksanaan pemetaan dan penilaian tanah dapat dilakukan secara terpadu, merata, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Kepulauan Tanimbar berharap kualitas data pertanahan semakin meningkat sehingga proses pemetaan dan penilaian tanah dapat dilaksanakan secara lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.

Keberadaan Peta Zona Nilai Tanah yang akurat diharapkan menjadi instrumen strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, optimalisasi pendapatan daerah, serta memberikan kepastian nilai tanah bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

(Elon)

Logistik 93 Ton Dikirim ke Saumlaki, Groundbreaking Blok Masela Siap Diresmikan Presiden Prabowo.

Media Garuda Tanimbar.com., Jakarta – 09/06/2026/ Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek gas raksasa Blok Masela pada pecan depan atau pertengahan Juli 2026.

Kepastian ini disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto di Jakarta dikutip dari cnbcindonesia.com.

Djoko mengatakan, saat ini persiapan pelaksanaan acara terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Panitia Groundbreaking yang dipimpin Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Pattimura.”Kami sedang koordinasi dengan Ketua Panitia acara Groundbreaking (GB) Proyek Masela Pangdam Patimura di Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini logistik dari Bandara Soekarno-Hatta dalam proses pengiriman ke lokasi Saumlaki Maluku,” ujar Djoko dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Total logistik yang dikirim mencapai sekitar 93 ton, terdiri dari tenda, karpet, genset, AC dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya. Sebagian logistik dikirim melalui jalur laut.Adapun, persiapan di lokasi juga terus dilakukan dengan menyesuaikan desain acara yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.”Persiapan di lapangan kami lakukan dengan design kehadiran Bapak Presiden. Mohon doa dan dukungan Bapak Ibu Insya Allah Groundbreaking akan dilaksanakan pertengahan bulan ini Juli 2026,” tutupnya.

Blok Gas RaksasaUntuk diketahui lapangan Abadi di Blok Masela adalah lapangan gas laut dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia yang terletak sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafura dengan kedalaman laut 400-800 meter. Adapun potensi gas dari Lapangan Abadi ini diperkirakan 6,97 triliun kaki kubik (TCF) gas.

Kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) Masela yang ditandatangani pada 1998 lalu dan telah diperpanjang hingga 2055 ini berpotensi menghasilkan 9,5 MMTPA (juta metrik ton per tahun) LNG dan 150 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) gas pipa.Selain itu, Lapangan Abadi diperkirakan dapat menghasilkan produksi kondensat sebesar 35.000 barel per hari.

Konsep pengembangan lapangan greenfield (lapangan migas baru) yang memiliki kompleksitas tinggi dan risiko besar mencakup pengeboran deepwater, fasilitas subsea, FPSO (Floating Production Storage and Offloading), dan onshore LNG plant akan menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi PHE serta mitra-mitranya untuk merealisasikannya.Selain itu pengembangan lapangan ini juga berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) itu ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada 2027.Bahlil mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan proyek tersebut agar hambatan investasi yang pernah terjadi tidak kembali terulang.Menurutnya, sejumlah tahapan krusial telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

“Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tau sama Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi,” ujar Bahlil.

Ia menambahkan, Blok Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.”Tahun 2029 hingga 2030, sudah bisa terproduksi, dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia,” imbuhnya

(Randy Fenan)

Argentina Bangkit Dramatis, Taklukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia2026.

ATLANTA – Rabu 8 Juli 2026-, Tim nasional Argentina menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan secara dramatis saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Sempat tertinggal 0-2, La Albiceleste mencetak tiga gol dalam sekitar 14 menit terakhir pertandingan, mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2 dan memastikan tiket ke perempat final.

Mesir lebih dahulu mengejutkan juara bertahan melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Zico pada menit ke-67. Bahkan, Argentina sempat gagal memperkecil ketertinggalan setelah tendangan penalti Lionel Messi berhasil digagalkan kiper Mesir, membuat peluang Argentina tampak semakin menipis.

Namun, memasuki menit-menit akhir pertandingan, Argentina menunjukkan karakter sebagai tim besar. Gol Cristian Romero pada menit ke-79 membangkitkan semangat tim.

Empat menit kemudian, Messi menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum Enzo Fernández mencetak gol kemenangan pada masa injury time untuk memastikan skor akhir 3-2.

Kemenangan ini menjadi salah satu comeback paling dramatis di Piala Dunia 2026 sekaligus memperpanjang langkah Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Di babak perempat final, Argentina akan menghadapi pemenang pertandingan Swiss kontra Kolombia.

(Randy Fenan)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.