Media garuda Tanimbar.Com

Wujudkan Data Pertanahan Akurat, 25 ASN dan Pegawai Kantor Pertanahan Ikuti Pelatihan Pembuatan Peta ZNT di Kepulauan Tanimbar.

Garuda Tanimbar.com – Saumlaki, 10/06/2026/ – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Pemkab KKT) terus memperkuat tata kelola pertanahan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Hotel Incoa, Saumlaki, Rabu (8/7/2026).

Pelatihan yang mengusung tema “Melayani, Profesional, Terpercaya” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M., yang hadir mewakili Pemerintah Daerah.Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa ketersediaan data pertanahan yang akurat merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan kepastian hukum di bidang pertanahan.

Turut memberikan sambutan, Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana, S.H., M.Eng. Kegiatan tersebut juga dihadiri para Staf Ahli, Asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan ini yang terdiri atas pegawai Kantor Pertanahan Saumlaki dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Kepulauan Tanimbar.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas instansi dalam penyusunan data pertanahan yang akurat dan terintegrasi.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan teknis mengenai pengumpulan dan pengolahan data geospasial, metode analisis nilai tanah, hingga penyusunan Nilai Indikasi Rata-rata (NIR) sebagai dasar dalam penyusunan Peta Zona Nilai Tanah.

Selain meningkatkan kompetensi teknis peserta, pelatihan ini juga diarahkan untuk mendukung penyediaan data pertanahan yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan infrastruktur, investasi, serta pengambilan kebijakan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pemerintah daerah juga menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan OPD terkait, sehingga pelaksanaan pemetaan dan penilaian tanah dapat dilakukan secara terpadu, merata, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Kepulauan Tanimbar berharap kualitas data pertanahan semakin meningkat sehingga proses pemetaan dan penilaian tanah dapat dilaksanakan secara lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.

Keberadaan Peta Zona Nilai Tanah yang akurat diharapkan menjadi instrumen strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, optimalisasi pendapatan daerah, serta memberikan kepastian nilai tanah bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

(Elon)

Logistik 93 Ton Dikirim ke Saumlaki, Groundbreaking Blok Masela Siap Diresmikan Presiden Prabowo.

Media Garuda Tanimbar.com., Jakarta – 09/06/2026/ Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek gas raksasa Blok Masela pada pecan depan atau pertengahan Juli 2026.

Kepastian ini disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto di Jakarta dikutip dari cnbcindonesia.com.

Djoko mengatakan, saat ini persiapan pelaksanaan acara terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Panitia Groundbreaking yang dipimpin Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Pattimura.”Kami sedang koordinasi dengan Ketua Panitia acara Groundbreaking (GB) Proyek Masela Pangdam Patimura di Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini logistik dari Bandara Soekarno-Hatta dalam proses pengiriman ke lokasi Saumlaki Maluku,” ujar Djoko dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Total logistik yang dikirim mencapai sekitar 93 ton, terdiri dari tenda, karpet, genset, AC dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya. Sebagian logistik dikirim melalui jalur laut.Adapun, persiapan di lokasi juga terus dilakukan dengan menyesuaikan desain acara yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.”Persiapan di lapangan kami lakukan dengan design kehadiran Bapak Presiden. Mohon doa dan dukungan Bapak Ibu Insya Allah Groundbreaking akan dilaksanakan pertengahan bulan ini Juli 2026,” tutupnya.

Blok Gas RaksasaUntuk diketahui lapangan Abadi di Blok Masela adalah lapangan gas laut dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia yang terletak sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafura dengan kedalaman laut 400-800 meter. Adapun potensi gas dari Lapangan Abadi ini diperkirakan 6,97 triliun kaki kubik (TCF) gas.

Kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) Masela yang ditandatangani pada 1998 lalu dan telah diperpanjang hingga 2055 ini berpotensi menghasilkan 9,5 MMTPA (juta metrik ton per tahun) LNG dan 150 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) gas pipa.Selain itu, Lapangan Abadi diperkirakan dapat menghasilkan produksi kondensat sebesar 35.000 barel per hari.

Konsep pengembangan lapangan greenfield (lapangan migas baru) yang memiliki kompleksitas tinggi dan risiko besar mencakup pengeboran deepwater, fasilitas subsea, FPSO (Floating Production Storage and Offloading), dan onshore LNG plant akan menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi PHE serta mitra-mitranya untuk merealisasikannya.Selain itu pengembangan lapangan ini juga berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) itu ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada 2027.Bahlil mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan proyek tersebut agar hambatan investasi yang pernah terjadi tidak kembali terulang.Menurutnya, sejumlah tahapan krusial telah menunjukkan perkembangan positif, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED).

“Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda, tidak selesai-selesai, nah setelah akhirnya sudah ada keputusan, sudah ada kajian, saya kasih tau sama Inpex untuk segera jalan. Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi,” ujar Bahlil.

Ia menambahkan, Blok Masela merupakan salah satu aset gas bumi terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. Pemerintah menargetkan proyek yang dioperasikan oleh Inpex Corporation bersama mitranya tersebut dapat mulai berproduksi pada periode 2029-2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.”Tahun 2029 hingga 2030, sudah bisa terproduksi, dan itu salah satu giant yang terbesar di Indonesia,” imbuhnya

(Randy Fenan)

Argentina Bangkit Dramatis, Taklukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia2026.

ATLANTA – Rabu 8 Juli 2026-, Tim nasional Argentina menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan secara dramatis saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Sempat tertinggal 0-2, La Albiceleste mencetak tiga gol dalam sekitar 14 menit terakhir pertandingan, mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2 dan memastikan tiket ke perempat final.

Mesir lebih dahulu mengejutkan juara bertahan melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Zico pada menit ke-67. Bahkan, Argentina sempat gagal memperkecil ketertinggalan setelah tendangan penalti Lionel Messi berhasil digagalkan kiper Mesir, membuat peluang Argentina tampak semakin menipis.

Namun, memasuki menit-menit akhir pertandingan, Argentina menunjukkan karakter sebagai tim besar. Gol Cristian Romero pada menit ke-79 membangkitkan semangat tim.

Empat menit kemudian, Messi menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum Enzo Fernández mencetak gol kemenangan pada masa injury time untuk memastikan skor akhir 3-2.

Kemenangan ini menjadi salah satu comeback paling dramatis di Piala Dunia 2026 sekaligus memperpanjang langkah Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.

Di babak perempat final, Argentina akan menghadapi pemenang pertandingan Swiss kontra Kolombia.

(Randy Fenan)

Kepala Dispora Parekraf Papua Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Dedikasi Polri untuk Bangsa

Garuda Tanimbar.com – Papua Selatan, 1 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, S.Pd., M.Pd., M.Kes., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi serta pengabdiannya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan melayani masyarakat.

Menurut Soleman Jambormias, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memberikan penghargaan atas komitmen Polri dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, modern, dan humanis.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang Presisi, profesional, dicintai masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi Indonesia yang maju,” ujar Soleman Jambormias.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, serta seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang aman dan berkelanjutan, termasuk mendorong kemajuan sektor kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Provinsi Papua Selatan.

Soleman berharap, di usia ke-80 tahun pengabdian kepada bangsa dan negara, Polri semakin adaptif menghadapi tantangan zaman, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, serta terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 diharapkan menjadi penguat semangat pengabdian seluruh insan Bhayangkara untuk terus mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat dengan integritas tinggi demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

(Randy Fenan)

Diplomasi Tenun & Perahu Tumbur Berhasil, 2 Kementerian Siap Sulap Tanimbar Jadi Gerbang Baru Indonesia Timur.

Garuda Tanimbar.com – Saumalaki 26/06/2026/ – Demi Tanimbar terkoneksi dan mendunia, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.KM langsung tancap gas melakukan lobi strategis ke pemerintah pusat.Didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Kemasyarakatan, Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan, Kadis Perhubungan, dan Kadis PTSP, Wabup Tanimbar melakukan rangkaian audiensi marathon yang sangat krusial di Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata RI pada 23–24 Juni 2026.

Hari Pertama : Konektivitas Laut Dirombak Total.Pada 23 Juni 2026, Wabup Tanimbar  bersama rombongan diterima langsung oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI. Kabar gembira luar biasa untuk konektivitas Bumi Duan Lolat! 4 poin besar pembangunan pelabuhan siap dieksekusi.

Pengembangan Pelabuhan Saumlaki – Sebagai pintu gerbang utama perekonomian Tanimbar.Pembangunan Pelabuhan Baru di Desa Sofyanin, Kec. Fordata.Pengembangan Pelabuhan Wunla, Kec. Wuarlabobar.Pengembangan areal ±2 hektar lengkap dengan akses jalan baru menuju Wuarlabobar.Tak hanya itu, Wabup Tanimbar  juga diterima oleh Kasubdit DitKepelautan dan Direktorat Lalulintas Angkutan Laut.

Menariknya, sebagai wujud diplomasi budaya yang menyentuh, Wabup Tanimbar menyerahkan cinderamata kain tenun khas Tanimbar dan miniatur perahu kerajinan tangan dari Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian. “Ini identitas kita. Pembangunan infrastruktur modern harus tetap mengangkat dan menghormati akar budaya Duan Lolat,” tegas dr. Juliana dengan penuh optimisme.

Hari Kedua : Wisata Bahari Tanimbar Siap Jadi Primadona Nasional.Melanjutkan aksi nyatanya, Wabup Tanimbar dan rombongan menggelar audiensi bersama Asisten Deputi Destinasi Wisata Kemenpar RI. Dari pertemuan ini, lahir 3 Kesepakatan Kunci untuk mendongkrak pariwisata Tanimbar agar naik kelas:Pertama, Pengembangan Objek Wisata Bahari, Eksplorasi keindahan pantai, pulau-pulau eksotis, dan bawah laut Tanimbar yang magis.

Ke Dua, Peningkatan Ekonomi Kreatif (Ekraf),Tenun ikat, kerajinan tangan, dan kuliner lokal Tanimbar siap dikemas lebih premium untuk pasar nasional. Ke tiga Penguatan Formula ‘3A’ Pariwisata: Akses: Kemudahan jalan darat, laut, hingga rute udara.Atraksi: Kalender event budaya dan festival wisata tahunan yang rutin digelar.

Amenitas: Kultur keramahtamahan lokal dikombinasikan dengan fasilitas penunjang wisata yang diperkuat.“Konektivitas pelabuhan dan pariwisata adalah dua sayap yang akan membawa Tanimbar terbang tinggi.

Kita tidak bisa lagi menunggu, kita harus jemput bola ke pusat agar Bumi Duan Lolat tidak lagi terisolir, melainkan menjelma jadi destinasi unggulan di gerbang Indonesia Timur,” ujar dr. Juliana mantap.

Melalui sinergi solid antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat ini, masa depan Tanimbar yang terkoneksi, ekonomi yang bergerak maju, dan budaya yang mendunia kini bukan lagi sekadar impian. Let’s go Tanimbar!  

(Elon)

POLSEK KORMOMOLIN GELAR ANJANGSANA KE PURNAWIRAWAN POLRI, WUJUDKAN SEMANGAT HARI BHAYANGKARA KE-80 “POLRI UNTUK MASYARAKAT

Garuda Tanimbar. Com | Saumlaki, 25 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Polsek Kormomolin melaksanakan kegiatan anjangsana kepada para purnawirawan Polri di wilayah Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kormomolin, IPDA I Gede Hendra B. Arimbawa, sebagai bentuk penghormatan, silaturahmi, serta kepedulian institusi Polri kepada para purnabakti yang telah mendedikasikan pengabdiannya bagi bangsa dan negara.

Anjangsana diwujudkan melalui kunjungan kekeluargaan sekaligus penyerahan bantuan paket sembako kepada dua purnawirawan Polri, yakni Daniel Metintomwat (75), warga Desa Alusi Kelaan, dan Honoratus Titirloloby (77), warga Desa Alusi Batjas, Kecamatan Kormomolin.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Kormomolin, Ny. Nova Hendra Arimbawa, bersama pengurus Bhayangkari dan seluruh personel Polsek Kormomolin, di antaranya Ps. Kanit Intel AIPDA Valentino Miru, BRIPKA Dasrun Safar, Bhabinkamtibmas Desa Alusi Batjas BRIGPOL Fauji Umaternate, IPDA Helmi Masbaitubun, serta personel lainnya.

Kedatangan rombongan Polsek Kormomolin disambut hangat oleh para purnawirawan beserta keluarga. Suasana penuh keakraban dan haru mewarnai pertemuan tersebut sebagai bukti eratnya ikatan kekeluargaan antara anggota Polri yang masih aktif dengan para purnabakti.

Kapolsek Kormomolin IPDA I Gede Hendra B. Arimbawa mengatakan bahwa kegiatan anjangsana merupakan agenda dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk penghargaan kepada para purnawirawan atas jasa dan pengabdian mereka selama bertugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Menurutnya, menjadi anggota Polri merupakan amanah yang penuh tanggung jawab, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kecamatan Kormomolin, untuk terus menjalin kemitraan dengan Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan humanis.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus mendukung tugas-tugas Kepolisian sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.Ia juga mengajak para purnawirawan untuk terus memberikan motivasi, pengalaman, serta dukungan moral kepada generasi muda anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Mengakhiri kegiatan, Kapolsek menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 kepada seluruh insan Bhayangkara serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama ini telah mendukung tugas Polsek Kormomolin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kormomolin.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

(Nik Kaf)

Sekda Kepulauan Tanimbar Buka Rapat Bersama BNPP RI Bahas Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan

Garuda Tanimbar.com – Saumlaki, 24 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, secara resmi membuka rapat koordinasi bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan melalui Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor BPBD Kabupaten Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (24/6/2026).

Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan didampingi oleh Perencana Ahli Madya Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Laut BNPP RI, Deki Sahputera, yang bertindak sebagai Ketua Tim, serta Kepala BPPD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Julius Fredek Batlayery.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Camat Tanimbar Selatan, dan Camat Tanimbar Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan.Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan negara.

Menurutnya, pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kedaulatan wilayah, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan.

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai program dan langkah pengembangan kawasan perbatasan yang berkelanjutan, termasuk pemetaan potensi daerah, penguatan infrastruktur pendukung, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama BNPP RI diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran guna mendukung kemajuan wilayah perbatasan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.

(Randy Fenan)

Sekda Kepulauan Tanimbar Lantik Pj Kepala Desa Lermatang

Garuda Tanimbar.com – Saumlaki, 24 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, atas nama Bupati Kepulauan Tanimbar, secara resmi mengambil sumpah/janji dan melantik Dery Theo Temmar sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan.

Prosesi pelantikan berlangsung di Lobi Lantai Dua Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Rabu (24/6/2026), dan dihadiri oleh pimpinan umat beragama, para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Daerah, camat, serta Kepala Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian, yang bertindak sebagai saksi dalam pelantikan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pelantikan Penjabat Kepala Desa merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin keberlangsungan roda pemerintahan, pelayanan publik, serta pelaksanaan pembangunan di tingkat desa agar tetap berjalan secara efektif dan berkesinambungan.

Dengan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut, Dery Theo Temmar resmi mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Penjabat Kepala Desa Lermatang.

Ia diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, serta membangun sinergi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan warga Desa Lermatang.

Pelantikan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

(Randy Fenan)

Masyarakat Adat Tanimbar Selatan Dukung Proyek Masela, Namun Tolak Pengalihan Tanah Adat Menjadi Tanah Negara.

Garuda Tanimbar.Com – SAUMLAKI – 24 Juni 2026 – Forum Musyawarah Masyarakat Adat Tanimbar Selatan (FMMA-TS) secara resmi mengeluarkan Pernyataan Sikap, Rekomendasi, dan Tuntutan terkait pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Selasa (23/6/2026).

Dalam dokumen yang dihasilkan melalui musyawarah masyarakat adat tersebut, FMMA-TS menegaskan bahwa masyarakat adat Tanimbar Selatan tetap mendukung pembangunan fasilitas LNG Blok Masela yang berlokasi di Desa Lermatan dan wilayah sekitarnya. Namun, dukungan tersebut disertai penolakan terhadap penetapan kawasan hutan dan wilayah petuanan adat sebagai tanah negara yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan masyarakat adat.

Forum menegaskan bahwa masyarakat adat Tanimbar telah menempati, menguasai, mengelola, dan berdaulat atas wilayah adat mereka jauh sebelum terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, masyarakat adat Tanimbar masih memegang teguh Hukum Adat Duan-Lolat yang menjadi landasan kehidupan sosial, budaya, dan kemasyarakatan hingga saat ini.

Menurut FMMA-TS, keberadaan hukum adat, hak-hak adat, identitas budaya, serta hubungan spiritual masyarakat dengan tanah dan air merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Tanimbar dan telah mendapat pengakuan konstitusional sebagaimana diatur dalam Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam pernyataannya, forum menilai bahwa sejak dimulainya pengoperasian Blok Masela, masyarakat adat mengalami guncangan sosial, spiritual, dan kultural akibat diabaikannya aspek hukum adat, hak ulayat, dan hubungan adat masyarakat dengan tanah yang selama ini mereka kelola secara turun-temurun.FMMA-TS menolak penetapan tanah adat menjadi tanah negara karena dinilai tidak melalui proses konsultasi dan pelibatan masyarakat adat.

Mereka juga meminta agar pihak INPEX Masela menghormati dan mengakui hak ulayat masyarakat adat serta menempuh mekanisme jual beli tanah yang rasional, transparan, dan memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat pemilik hak.Selain menyampaikan pernyataan sikap, forum juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Pusat, INPEX Masela, kontraktor pelaksana proyek, serta aparat TNI dan Polri.

Kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan DPRD, forum mendesak percepatan penyusunan dan pengesahan Peraturan Daerah tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat beserta hak-hak atas tanah adat.

Pemerintah daerah juga diminta menetapkan wilayah adat dan tanah adat di Desa Lermatan maupun desa-desa lainnya sebagai tanah ulayat melalui keputusan kepala daerah.

Sementara kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Pusat, forum meminta adanya jaminan pengakuan wilayah adat dalam seluruh proses pembangunan, termasuk perizinan, AMDAL, pengadaan tanah, serta pengembangan kawasan industri pendukung Blok Masela.

Forum juga meminta INPEX Masela dan kontraktor proyek untuk menghormati struktur kelembagaan adat, melaksanakan konsultasi terbuka dengan pemegang hak ulayat, serta menyusun kesepakatan manfaat bersama yang mencakup kompensasi yang adil, kesempatan kerja bagi masyarakat adat, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan situs budaya.

Dalam bagian tuntutannya, FMMA-TS mendesak INPEX Masela menghentikan seluruh aktivitas di wilayah Desa Lermatan dan desa-desa lain yang masuk dalam wilayah adat Tanimbar Selatan hingga tercapai kesepakatan bersama dengan masyarakat adat.

Forum juga memberikan batas waktu hingga 27 Juni 2026 kepada pihak terkait untuk merespons tuntutan tersebut. Apabila tuntutan diabaikan, masyarakat adat menyatakan akan melakukan Gerakan “Bela Tanah Adat” melalui berbagai aksi, termasuk sumpah adat berdasarkan tradisi Duan-Lolat, penyampaian aspirasi di Saumlaki, Ambon, dan Jakarta, serta penyampaian tuntutan kepada Presiden Republik Indonesia, DPR RI, Komnas HAM, dan lembaga hak asasi manusia internasional.

Musyawarah yang menghasilkan pernyataan sikap tersebut turut dihadiri perwakilan masyarakat adat dari lima desa di Kecamatan Tanimbar Selatan, yakni Desa Lermatan, Bomaki, Wowonda, Ilngei, dan Olilit.Pernyataan ini menjadi salah satu sikap resmi masyarakat adat Tanimbar Selatan dalam menyikapi perkembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela yang saat ini menjadi salah satu proyek energi terbesar di Indonesia bagian timur.

(Randy Fenan)

WASPADA PENIPUAN LOWONGAN KERJA MENGATASNAMAKAN INPEX, PEMKAB TANIMBAR IMBAU MASYARAKAT LEBIH TELITI.

Garuda Tanimbar.com– Saumlaki – 24/06/2026/-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penyebaran informasi lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan perusahaan migas INPEX.

Informasi tersebut diketahui beredar melalui berbagai platform media sosial, aplikasi WhatsApp, hingga tautan dan QR Code yang tidak resmi.Melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi rekrutmen yang sumbernya tidak jelas.

Peringatan ini disampaikan menyusul kembali munculnya sejumlah modus penipuan berkedok penerimaan tenaga kerja yang mencatut nama INPEX.

Dalam imbauan tersebut, terdapat tiga poin penting yang perlu menjadi perhatian masyarakat: Pertama, INPEX menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui QR Code, Google Form, maupun pesan langsung (Direct Message) di Instagram, TikTok, Facebook, atau WhatsApp.

Kedua, seluruh proses rekrutmen di INPEX tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Oleh karena itu, apabila terdapat pihak yang meminta pembayaran atau transfer uang dengan alasan administrasi maupun biaya seleksi, maka hal tersebut dipastikan merupakan tindakan penipuan.

Ketiga, masyarakat diminta hanya mengakses informasi lowongan kerja melalui kanal resmi perusahaan, yakni situs karier INPEX, akun LinkedIn resmi INPEX Indonesia, atau platform informasi ketenagakerjaan Petromindo.Selain itu, masyarakat juga diminta mengenali ciri-ciri umum lowongan kerja palsu, seperti adanya permintaan transfer dana, penggunaan alamat email yang tidak menggunakan domain resmi perusahaan, serta penyampaian informasi dengan bahasa yang tidak profesional.

Apabila menemukan aktivitas rekrutmen yang mencurigakan atau diduga sebagai upaya penipuan, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui saluran pengaduan resmi perusahaan di alamat email compliance.hotline@inpex.com.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan teman-teman agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja.

“Kewaspadaan dan ketelitian masyarakat dalam memverifikasi informasi menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kerugian akibat praktik penipuan yang semakin beragam modusnya,” demikian imbauan yang disampaikan melalui akun resmi Pemkab Kepulauan Tanimbar.

(ELON)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.