Media garuda Tanimbar.Com

Progres 40 Persen Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Kebut Rehab 7 Ruang belajar dan Pembangunan 3 gedung baru.

Kepulauan Tanimbar,Media Garuda Indonesia Timur com, Kamis 27 Agustus 2026 melakukan pemantauan terhadap pekerjaan Rehabilitasi 7 Ruang belajar dan Pembangunan 3 gedung baru sesuai hasil pengamatan dan hasil kordinasi dengan Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S Keljombar S.Pd, sebagai Penanggung jawab Program Revitalisasi Tahun 2026 pada sekolanya, menyampaikan progres pekerjaan kini suda capai 40 Persen.

Program Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar telah dicanangkan pekerjaannya di tandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Awal Bulan Agustus Tahun 2026 yang lalu.

SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Secara Administratif berada di bawah naungan Pemerintah Propinsi Maluku,yaitu dalam naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, sedangkan Perwakilan ditingkat Kabupaten dikordinasikan oleh Kepala Cabang Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ketika Awak media ini, meminta keterangan dari Ketua Panitia Penyelenggara, Petrus D Resilai menegaskan bahwa, panitia dibentuk untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai target dan spesifikasi.Panitia bertugas melakukan pengawasan,kordinasi dengan Konsultan dan Kontraktor pelaksana Revitalisasi serta melaporkan progres pekerjaan kepada Kepala sekolah sebagai penanggung jawab untuk diteruskan secara berjenjang ke tingkat yang lebih tinggi.

Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar,Martina S Keljombar S.Pd menyampaikan bahwa Revitalisasi ini sangat dinantikan oleh siswa dan tenaga pendidik, dengan adanya rehab 7 ruang belajar yang kondisinya rusak berat serta pembangunan 3 gedung baru yaitu: Ruang BK,Ruang UKS, dan Ruang OSIS, diharapkan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman dan optimal.

Selanjutnya Martina S Keljombar Menegaskan bahwa 40 Persen Progres pekerjaan yang sudah diselesaikan adalah: Rehab 7 Ruang belajar progresnya sampai pada Pembongkaran atap sengk yang rusak untuk 7 ruang belajar sekaligus Pemasangan Seng baru pada 7 ruang belajar serta pemasangan Plafon baru pada 7 Ruang belajar dan pembangunan 3 gedung baru yaitu: Pembangunan gedung OSIS telah dibangun dan progresnya telah pemasangan batako sampai rembalak atas,Pembangunan Ruang BK juga dan UKS progresnya sampai pemasangan batako sudah sampai rembalak atas dan selanjutnya kedepan segera akan ditutup seng untuk atap 3 bangunan baru dimaksud.

Martina S Keljombar S.Pd Menegaskan bahwa pekerjaan terkini suda sampai progres 40 Persen hasilnya dan waktu yg digunakan kurang-lebih 1 Bulan.

Saya selaku penanggung jawab tetap akan mengawasi ketat kelanjutan pekerjaan revitalisasi ini dan akan mendorong Panitia dan para tukang untuk bekerja berdasarkan ketentuan yang berlaku demi penyelesaian pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan oleh Pemerintah pusat dan provinsi, ujar Kepala SMAN 11 Martina S Keljombar S.Pd.

Revitalisasi ini merupakan bagian dari upayah peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di kabupaten Kepulauan Tanimbar.Pemerintah Daerah bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Maluku berharap setelah selesai pelaksanaan Program Revitalisasi ini, SMAN 11 Kepulauan Tanimbar bisa menjadi sekolah rujukan yang mampu mencetak generasi Unggul",

Hingga saat ini, pekerjaan rehab 7 Ruang belajar dan Pembangunan 3 Gedung baru yaitu, Ruang Osis,ruang BK,dan ruang UKS masih terus dikebut oleh Panitia dan Para tukang dalam pengawasan Konsultan dan Penanggung jawab utama program Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Martina S Kelijombar S.Pd, "Tuturnya.

Harapan Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar,Semoga kelanjutan pekerjaan tersebut Kedepanya bisa berjalan lancar dan semoga melalui Kerjasama semua pihak kususnya Panitia dan Para tukang atas petunjuk Konsultan Pembangunan dan pekerjaan Revitalisasi ini dapat terselesaikan sesuai Spesifikasinya dan tepat pada tahapan dan Progres yang ditetapkan, dan pada waktunya bisa mencapai 100 persen penyelesayanya.

Jurnalis.Nik.Kaf.

Desa Alusi Batjas Semarakan HUT RI ke – 81 dengan Lomba dan Penyerahan Beasiswa untuk Siswa SD yang Berprestasi

Kormomolin, Tanimbar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 Tahun 2026, Pemerintah Desa Alusi Batjas, Kecamatan Kormomolin menggelar serangkaian kegiatan perlombaan dan penyerahan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga desa Alusi Batjas.

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme,kreatifitas dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Alusi Batjas.

Rangkaian Kegiatan:

  1. Lomba Gerak Jalan Indah

Diikuti oleh para pelajar dari TK SD,SMP, Pemuda, dan perwakilan RT/RW Se- Desa Alusi Batjas.peserta tampil dengan barisan rapih.dan
Menampilkan yel - yel dengan semangat kemerdekaan,dan kostum bernuansa Merah putih.

  1. Lomba Tatarias/Mekap"Suami Rias Istri"
    Peserta adalah pasangan suami istri.suami bertugas merias dan memekap wajah istrinya dengan tema Kemerdekaan dan budaya lokal, lomba ini menguji kekompakan dan kreatifitas pasangan.
  2. Lomba Cipta Menu "Keluarga sehat"

Diikuti oleh suami yang istrinya sedang hamil danmemiliki anak dengan Gisi kurang dan stunting, para suami mengolah bahan pangan lokal menjadi menu bergizi dan mudah dibuat dirumah.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran Ayah dalam pemenuhan gizi keluarga dan mendukung percepatan penurunan stunting di desa.

  1. Penyerahan bantuan beasiswa untuk siswa SD Berprestasi

Dalammomentum HUT RI ke 81, Pemerintah desa juga
menyerahkan bantuan beasiswa kepada Siswa SD yang berprestasi Tahun Ajaran 2024,2025,dan 2026,Bantuan ini sebagai bentuk apresiasi dan motifasi agar anak - anak terus semangat belajar,
berprestasi, dan agar
menjadi generasi penerus yang membanggakan Desa
Alusi Batjas.

Sambutan

Kepala Desa Alusi Batjas,Markus Simon Lalamafu,SE.NLP. menyampaikan:
" Hari kemerdekaan kita isi dengan kegiatan yang membangun.ada lomba untuk kekompakan keluarga
ada lomba untuk kesehatan, dan ada beasiswa untuk anak-anak SD berprestasi. Kami berharap generasi Alusi Batjas tumbuh sehat,
cerdas,dan cinta tanah
air."

Acara ditutup dengan
Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, penyerahan beasiswa,dan
doa bersama untuk bangsa Indonesi.

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun 2026

Bersatu Berdaulat,
Rakyat Sejatra,
Indonesia Maju.

Jurnalis, Nik.Kaf.

Festival Sanggar Seni Budaya Lorfan 2026 Resmi Dibuka di Desa Alusi Krawain, Lestarikan Budaya, Perkuat Identitas, Raih Prestasi

KORMOMOLIN, TANIMBAR — Festival Sanggar Seni Budaya Lorfan Desa Alusi Krawain Tahun 2026 resmi dibuka di Desa Alusi Krawain, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Festival yang berlangsung selama empat hari, 11–14 Agustus 2026, tersebut merupakan kolaborasi antara Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku, Sanggar Lorfan Desa Alusi Krawain, dan Pemerintah Desa Alusi Krawain.

Mengusung semangat “Lestarikan Budaya, Perkuat Identitas, Raih Prestasi”, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan seni dan tradisi Tanimbar.

Budaya sebagai “Sekolah” bagi Generasi Muda

Pembukaan festival diawali dengan laporan Ketua Panitia Penyelenggara, Bernadeta Batlyel. Dalam sambutannya, ia berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai pertunjukan seni semata, tetapi mampu menjadi ruang pembelajaran budaya bagi generasi muda.

“Festival budaya ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sekolah budaya bagi generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Alusi Krawain, Norbertus Suarlembit, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Festival Sanggar Lorfan sebagai agenda tahunan desa.

Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut penting untuk menjaga warisan budaya Tanimbar agar tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dorong Kebangkitan Jati Diri Orang Tanimbar

Camat Kormomolin, Jon Angwarmase, S.H., dalam sambutannya menilai festival tersebut menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali jati diri masyarakat Tanimbar.

“Saya mengapresiasi Sanggar Lorfan dan Pemerintah Desa yang sudah berinisiatif. Mari kita jaga dan wariskan budaya ini kepada anak cucu kita,” katanya.

Dukungan juga disampaikan Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku yang diwakili Mezak Wakim.

Ia menegaskan bahwa pemerintah mendukung kegiatan pelestarian budaya seperti Festival Sanggar Lorfan.

“Budaya adalah identitas kita. Melalui Sanggar Lorfan Desa Alusi Krawain, saya berharap tarian-tarian Tanimbar yang hampir punah dapat kembali hidup dan menjadi daya tarik wisata budaya di Kepulauan Tanimbar,” tuturnya.

Libatkan Sanggar dan Generasi Muda

Festival tersebut menghadirkan Sanggar Induk Lorfan bersama sejumlah sanggar binaan yang turut menampilkan kreativitas seni tradisional dan pertunjukan budaya.

Di antaranya Sanggar Lorfan Cilik, Sanggar Antonis Cilik 1 dan 2, Sanggar Corunum SMP, Sanggar Nurbulin, Sanggar Telyawar Badendang Pantun, Sanggar Kokunler Angkosi, serta Sanggar Tari Nbuki.

Selain pertunjukan sanggar, kegiatan juga dirangkaikan dengan Musyawarah Adat Timlornar di pusat kampung.

Beragam tarian tradisional turut ditampilkan, antara lain Tari Tnabar Ilaa, Tari Dobdobol, Tari Angkosi, Tari Tnabar Fanewa, Tari Lorfan Cilik, Tari Nbuki, Tari Badendang, serta Tari Syoru-Syoru Perahu Belang.

Pentas seni tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kembali kekayaan seni tradisional Tanimbar kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Berharap Menjadi Ikon Wisata Budaya Tanimbar

Ketua Panitia Bernadeta Batlyel juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar memberikan perhatian lebih terhadap kegiatan pelestarian budaya.

“Kami berharap kegiatan festival ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Mari bersama-sama kita tingkatkan adat dan budaya di Tanimbar agar dapat dilestarikan dan dijadikan sebagai ikon wisata unggulan di Tanimbar,” katanya.

Adapun pembiayaan festival bersumber dari DPA Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku.

Sejumlah unsur turut hadir dalam pembukaan kegiatan, di antaranya perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku, Camat Kormomolin Jon Angwarmase, Kepala Desa Alusi Krawain Norbertus Suarlembit beserta staf, Ketua BPD Ulis Rurum, Pastor Paroki St. Yosep Lorwembun RD Feri Jamlean Pr, para guru, tokoh adat, kelembagaan desa, WKRI, pemuda, serta masyarakat.

Festival kemudian ditutup dengan doa syukur bersama yang dipimpin RD Feri Jamlean Pr.

Melalui festival tersebut, masyarakat Desa Alusi Krawain menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar menjaga peninggalan masa lalu, melainkan juga membangun identitas dan membuka peluang bagi seni tradisional Tanimbar untuk berkembang sebagai kekuatan budaya dan pariwisata daerah.

Jurnalis: Nik Kaf

Ramalan Spiritual Gunung Labobar: Argentina Diyakini Akan Menjadi Juara Piala Dunia 2026.

Garuda Indonesia.com,- Saumlaki – Menjelang laga final Piala Dunia FIFA 2026, perhatian masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar tertuju pada pernyataan seorang sesepuh spiritual dari kawasan Gunung Labobar yang menyampaikan keyakinannya bahwa Tim Nasional Argentina akan keluar sebagai juara dunia.

Menurut penuturan sesepuh tersebut, hasil penglihatan spiritual yang diperolehnya menunjukkan bahwa Argentina akan mampu mengalahkan lawannya pada partai final dan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Pernyataan itu disampaikan sebagai bagian dari keyakinan spiritual yang telah lama dikenal oleh sebagian masyarakat Tanimbar.Ramalan tersebut dengan cepat menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Sebagian warga menilai penglihatan spiritual para sesepuh Gunung Labobar memiliki nilai kearifan lokal yang selama ini dihormati, sementara yang lain memilih menunggu hasil pertandingan sebagai penentu akhir.

Di sisi lain, dunia sepak bola tetap menempatkan hasil pertandingan sebagai sesuatu yang ditentukan oleh performa para pemain, strategi pelatih, dan jalannya laga di lapangan.

Karena itu, ramalan spiritual tersebut tidak dapat dijadikan kepastian hasil pertandingan, melainkan merupakan bentuk keyakinan yang berkembang di tengah masyarakat.

Apabila prediksi tersebut terbukti, masyarakat yang mempercayai penglihatan spiritual Gunung Labobar akan menganggapnya sebagai sebuah ramalan yang menjadi kenyataan. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, penentuan juara Piala Dunia 2026 tetap berada di tangan kedua tim yang bertanding.

R.Fenan

Apresiasi untuk Solidaritas Wartawan Tanimbar, Pembagian Jasa Publikasi Ground Breaking Blok Masela Tuai Kekecewaan

Garuda Tanimbar.com,- Saumlaki – Solidaritas dan dedikasi para wartawan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam mendukung pelaksanaan agenda ground breaking Proyek Blok Masela patut mendapat apresiasi.

Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, insan pers dari berbagai media berpartisipasi aktif dalam menyebarluaskan informasi sekaligus memberikan dukungan moril terhadap salah satu proyek strategis nasional tersebut.

Namun, di balik suksesnya pelaksanaan kegiatan, muncul kekecewaan dari sejumlah wartawan terkait pembagian jasa publikasi yang dinilai tidak sebanding dengan kontribusi dan beban kerja yang telah dilakukan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Beberapa jurnalis menyampaikan bahwa besaran kompensasi yang diterima dianggap tidak rasional dan jauh dari harapan, terlebih mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda berskala nasional yang sejak awal dipersiapkan secara besar-besaran.

Kekecewaan itu semakin terasa karena sebelumnya beredar harapan bahwa acara tersebut akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh banyak pihak, termasuk insan pers yang turut mengawal pemberitaan secara intensif. Namun, tidak terealisasinya kehadiran Presiden membuat sebagian pihak menilai ekspektasi yang telah dibangun tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Di sisi lain, Proyek Blok Masela tetap menjadi salah satu investasi energi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp300 triliun. Besarnya nilai investasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional maupun kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Tanimbar.

Meski demikian, sejumlah wartawan berharap agar penyelenggara kegiatan maupun pihak-pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap pola kemitraan dengan media, khususnya dalam hal penghargaan terhadap profesionalisme dan kontribusi insan pers.

Menurut mereka, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik sehingga layak memperoleh perlakuan yang adil, transparan, dan proporsional.Insan pers juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk mengurangi dukungan terhadap pembangunan Proyek Blok Masela, melainkan sebagai masukan agar hubungan antara penyelenggara kegiatan dan media dapat terjalin lebih baik pada agenda-agenda nasional berikutnya.

Dengan semangat profesionalisme, wartawan di Kepulauan Tanimbar menyatakan tetap berkomitmen menjalankan fungsi jurnalistik secara independen, objektif, dan bertanggung jawab dalam mengawal setiap tahapan pembangunan yang menjadi kepentingan masyarakat luas.

(Randy Fenan).

Kemendagri Perkuat Pemantauan Politik Nasional, Kepulauan Tanimbar Terapkan Aplikasi SIMPOLDAGRIS.

Garuda Tanimabar.com,- Saumlaki – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat sistem pemantauan politik nasional melalui penerapan Sistem Informasi Politik Dalam Negeri (SIMPOLDAGRI) di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjadi salah satu daerah yang mulai mengimplementasikan aplikasi tersebut melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Pendopo Bupati Kepulauan Tanimbar, Saumlaki, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam agenda Asistensi Konsolidasi Data Politik dan Pemantauan Perkembangan Politik itu dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), organisasi kemasyarakatan, partai politik, organisasi kepemudaan, serta sejumlah organisasi masyarakat lainnya.

Perwakilan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Syahrul, menjelaskan bahwa SIMPOLDAGRI merupakan instrumen nasional yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data politik dari tingkat kabupaten/kota hingga pemerintah pusat.Menurutnya, aplikasi tersebut akan menjadi pusat data politik nasional yang mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan berbasis data sehingga memudahkan pemerintah dalam memantau dinamika politik di seluruh Indonesia secara real time.

"Melalui aplikasi ini, pemerintah pusat dapat memperoleh pembaruan data politik secara cepat sehingga perkembangan situasi politik di daerah dapat dipantau secara berkelanjutan," ujar Syahrul.Ia menambahkan, selain memantau dinamika politik, SIMPOLDAGRI juga menghimpun berbagai data strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan demokrasi.

Data yang terintegrasi dalam sistem tersebut meliputi profil politik daerah, data partai politik, data anggota legislatif, bantuan keuangan partai politik, hingga hasil pemilu dan pemilihan kepala daerah yang seluruhnya tersimpan dalam satu platform digital nasional.

Selain itu, aplikasi ini juga menghasilkan laporan situasi politik yang disusun oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik sebagai bahan pertimbangan bagi kepala daerah, gubernur, hingga Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dalam mengambil kebijakan.Dalam arahannya, Syahrul juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kualitas demokrasi dengan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab pada Pemilu 2029.

"Masyarakatlah yang akan menentukan arah demokrasi melalui pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Bagi para politisi, ketika terpilih jadilah pemimpin yang terbaik, dan apabila belum terpilih, jadilah pendukung yang baik bagi mereka yang mendapat amanah rakyat," pesannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak menegaskan bahwa seluruh tahapan pesta demokrasi telah selesai dan kini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu membangun daerah.Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), partai politik, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Menurutnya, melalui implementasi SIMPOLDAGRI, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berkomitmen menyampaikan informasi perkembangan politik daerah secara cepat, akurat, dan terintegrasi kepada pemerintah pusat melalui koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

"Kami berharap seluruh OPD dapat bersinergi mendukung Kesbangpol dalam menyajikan data politik yang valid sehingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar mampu menjadi daerah yang unggul dalam pelaporan perkembangan politik berbasis data kepada Kemendagri," ujar Juliana.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas pelaksanaan sosialisasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir.

Usai menyampaikan sambutan, Wakil Bupati secara resmi membuka kegiatan sosialisasi yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, doa bersama, dan sesi foto bersama.

Penerapan SIMPOLDAGRI di Kabupaten Kepulauan Tanimbar diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola informasi politik nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan kondisi politik daerah yang terintegrasi, akurat, dan responsif sebagai bagian dari penguatan sistem demokrasi di Indonesia.

(Nikander Kafroly)

MPLS Ramah Resmi Dibuka di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, 49 Siswa Baru Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Garuda Tanimbar.com,- Tanimbar – SMAN 11 Kepulauan Tanimbar resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026–2027 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema "MPLS Ramah" ini dilaksanakan di lingkungan SMAN 11 Kepulauan Tanimbar sebagai langkah awal membentuk karakter peserta didik sekaligus membangun solidaritas di antara siswa baru.

Upacara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, orang tua/wali murid, serta 49 siswa baru yang telah resmi diterima sebagai peserta didik tahun pelajaran 2026–2027.Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Keljombar, S.Pd, menegaskan pentingnya pembentukan karakter sejak awal masa pendidikan di tingkat sekolah menengah atas.

Dalam amanatnya, Martina menyampaikan lima pesan utama kepada seluruh siswa baru. Pertama, mengedepankan kedisiplinan selama mengikuti proses pendidikan di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar. Kedua, terus meningkatkan prestasi akademik sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik. Ketiga, pentingnya dukungan orang tua melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Masuk Sekolah (GAMAS). Keempat, menaati seluruh tata tertib sekolah sebagai bagian dari kehidupan warga sekolah. Kelima, menghindari segala bentuk kekerasan serta mengutamakan solidaritas, saling menghargai, dan kebersamaan antar sesama peserta didik.

Sementara itu, Ketua Panitia MPLS, Yonas Romrome, S.Pd, dalam laporannya menjelaskan bahwa MPLS merupakan kegiatan pertama bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus memperkuat karakter dan profil lulusan sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Tahun 2026 melalui tema "MPLS Ramah.

"Menurutnya, konsep MPLS Ramah menekankan penghormatan terhadap hak-hak anak melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Selain itu, MPLS juga mengedepankan prinsip ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, damai, serta penuh kasih sayang bagi seluruh peserta didik.

Yonas menambahkan bahwa tujuan pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026–2027 meliputi mengenali potensi diri peserta didik baru, membantu proses adaptasi dan interaksi positif dengan seluruh warga sekolah, memperkenalkan kurikulum, sarana dan prasarana, serta metode pembelajaran, menumbuhkan karakter positif dan profil lulusan yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun komunikasi dan kemitraan strategis antara sekolah dengan orang tua atau wali murid sejak awal tahun ajaran.

Ia juga melaporkan bahwa jumlah peserta didik baru yang mengikuti MPLS tahun ini sebanyak 49 siswa, yang berasal dari berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah zona Kecamatan Kormomolin.

Rangkaian upacara pembukaan berlangsung tertib dan penuh semangat. Menutup sambutannya, Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru serta memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kesiapan pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026–2027."Dengan semangat MPLS Ramah, kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, membangun karakter yang kuat, menjunjung tinggi disiplin, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai," ujar Martina.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, SMAN 11 Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, humanis, serta berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda yang berprestasi, berintegritas, dan berakhlak mulia.

(Nik.Kaf)

Pemerintah Kecamatan Wermaktian Sambut Pelayaran Perdana KMP TEMI dengan Prosesi Adat Tanimbar di Dermaga Weratan.

Garuda Tanimbar.com Kepulauan Tanimbar, 13 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menyambut kedatangan pelayaran perdana KMP TEMI dengan prosesi adat yang berlangsung khidmat di Dermaga Feri Desa Weratan, Senin (13/7/2026). Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap dibukanya layanan pelayaran yang menghubungkan lintasan Tual – Larat – Wunlah – Seira – Saumlaki.

Acara diawali dengan penampilan tarian adat khas Tanimbar yang dibawakan oleh para siswa SMP Seira. Atraksi budaya tersebut mendapat apresiasi dari para tamu dan menjadi simbol pelestarian budaya lokal dalam menyambut tamu kehormatan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengalungan syal adat Tanimbar kepada Nahkoda KMP TEMI beserta jajaran awak kapal. Pengalungan dilakukan oleh Camat Wermaktian, didampingi Sekretaris Kecamatan Wermaktian, Kapolsek Wermaktian, serta Kepala Desa Weratan sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang.Kehadiran KMP TEMI diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Tanimbar.

Dalam sambutan, Camat Wermaktian menyampaikan bahwa pelayaran perdana KMP TEMI merupakan momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Wermaktian."Atas nama Pemerintah Kecamatan Wermaktian dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Nahkoda beserta seluruh awak KMP TEMI. Kehadiran kapal ini menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kami. Kami berharap pelayanan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.

" Sementara itu, Kepala Desa Weratan menyampaikan apresiasi atas dibukanya lintasan pelayaran tersebut."Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah menghadirkan layanan pelayaran ini. Desa Weratan merasa bangga menjadi lokasi penyambutan perdana. Semoga kehadiran KMP TEMI menjadi pintu kemajuan bagi masyarakat pesisir dan semakin memperkuat hubungan antarwilayah di Kepulauan Tanimbar.

"Apresiasi Masyarakat yang hadir menyambut pelayaran perdana tersebut dengan antusias. Mereka berharap keberadaan KMP TEMI mampu memberikan kemudahan transportasi bagi warga, mempercepat distribusi kebutuhan pokok, serta menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan di wilayah kepulauan.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mengapresiasi penyelenggaraan penyambutan yang mengedepankan nilai-nilai budaya Tanimbar melalui tarian adat dan prosesi pengalungan syal, sehingga mencerminkan keramahan masyarakat dalam menyambut tamu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Pelayaran perdana KMP TEMI di lintasan Tual – Larat – Wunlah – Seira – Saumlaki diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem transportasi laut di Maluku serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kepulauan Tanimbar.

Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendukung keberlangsungan layanan pelayaran tersebut demi mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

(Randy Fenan)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.