Media garuda Tanimbar.Com

Polres Kepulauan Tanimbar Perkuat Kesiapan Fisik Peserta Sekolah Kedinasan 2026

Garuda Tanimbar.comSaumlaki, 19 Juni 2026 – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) melalui Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) memberikan dukungan penuh kepada para calon pendaftar Sekolah Kedinasan Tahun 2026 melalui program pelatihan dan pendampingan khusus di bidang ketahanan fisik serta kesamaptaan jasmani.

Program yang dilaksanakan atas kerja sama Panitia Penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026 dengan Bidang SDM Polres KKT tersebut bertujuan mempersiapkan peserta menghadapi berbagai tahapan seleksi, baik tes akademik maupun tes kesamaptaan jasmani.Kegiatan pelatihan berlangsung sejak 18 hingga 19 Juni 2026 di lingkungan Polres KKT dan ditutup pada Sabtu (19/6/2026).

Sebelum mengikuti sesi latihan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti apel bersama sebagai bentuk penguatan disiplin, pengecekan kehadiran, serta pemeriksaan kondisi kesehatan.Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pengecekan tekanan darah guna memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi yang prima selama mengikuti program pelatihan.

Selain itu, para peserta juga menerima pembinaan, arahan, serta motivasi dari para pelatih dan narasumber sebagai bekal mental dalam menghadapi proses seleksi yang akan datang.Saat ditemui Media Garuda Indonesia, Koordinator Pelatihan dari Bidang SDM Polres KKT, AKP Simson Kormasela, menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung generasi muda Tanimbar yang bercita-cita menempuh pendidikan kedinasan.

«“Polres Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), siap memfasilitasi dan mendampingi para peserta semaksimal mungkin guna mempersiapkan ketahanan fisik dan kesamaptaan jasmani mereka dalam menghadapi seleksi sekolah kedinasan,” ujar AKP Simson Kormasela.»

Dalam pelatihan tersebut, peserta diwajibkan mengikuti sejumlah materi kesamaptaan jasmani, antara lain lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up, shuttle run, serta berbagai latihan kebugaran lainnya yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan dan kemampuan fisik peserta.

Berdasarkan hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung, AKP Simson Kormasela menilai kemampuan para peserta cukup menggembirakan. Mayoritas peserta mampu menyelesaikan seluruh rangkaian latihan dengan hasil yang berada di atas rata-rata.

“Sebagai pelatih dan narasumber, kami bangga melihat semangat dan kemampuan peserta dalam menyelesaikan setiap materi latihan yang diberikan. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Tanimbar memiliki potensi yang besar untuk bersaing dalam seleksi sekolah kedinasan,” tambahnya.

Sebanyak kurang lebih 74 peserta mengikuti program pelatihan dan pendampingan tersebut. Para pelatih dan narasumber berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal untuk meraih hasil terbaik dalam seleksi mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran panitia penyelenggara dari BKPSDM Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yaitu Irfan Melalolin, Pice Selitubun, S.Kom, Reta Hematang, SE, Berli Matakupan, S.Kom, serta Jon Liur, S.Kom.Kegiatan pendampingan dan pelatihan berlangsung dalam suasana disiplin, penuh semangat, dan kekeluargaan.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk berkiprah di berbagai sekolah kedinasan dan menjadi generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa di masa depan.

(Nik Kafroli)

SEKDA PAPUA SELATAN LEPAS KONTINGEN PESPARAWI NASIONAL XIV MENUJU MANOKWARI.

Garuda Tanimbar.com Merauke, 17 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan mewakili Papua Selatan pada ajang tingkat nasional di Manokwari.

Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Merauke, Selasa (16/6), dan dihadiri para peserta, pendamping, pengurus LPPD, serta unsur pemerintah daerah.Pesparawi Nasional XIV yang mengusung tema “Terus Maju Dalam Memuji Tuhan” menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan iman, mempererat persaudaraan antarumat Kristiani, sekaligus mengembangkan potensi seni budaya gerejawi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ferdinandus Kainakaimu menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Selatan memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual yang berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang membangun kehidupan rohani dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam masyarakat,” ujar Ferdinandus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kabupaten di Papua Selatan yang telah berpartisipasi dan mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk bergabung dalam kontingen provinsi pada ajang nasional tersebut.

Menurutnya, keikutsertaan para peserta tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi duta yang memperkenalkan karakter masyarakat Papua Selatan yang religius, berbudaya, dan menjunjung tinggi persatuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang akan berlaga pada Pesparawi Nasional XIV.

“Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi paduan suara, tetapi juga wadah pembentukan karakter, disiplin, serta penguatan nilai-nilai spiritual generasi muda. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil dengan penuh percaya diri, menjaga nama baik Papua Selatan, dan menunjukkan bahwa daerah ini memiliki talenta-talenta terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Soleman Jambormias.

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan, kerja keras, dan pengabdian kepada Tuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap penampilan yang dibawakan oleh kontingen Papua Selatan.

“Prestasi tentu menjadi harapan bersama, namun yang lebih penting adalah bagaimana para peserta dapat menjadi teladan dalam sikap, etika, dan semangat pelayanan. Dengan doa dan kerja keras, kami optimistis kontingen Papua Selatan mampu memberikan hasil terbaik di Manokwari,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Sekda Papua Selatan berharap seluruh peserta dan official senantiasa mendapatkan perlindungan, kesehatan, serta penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa selama perjalanan maupun pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.

Keikutsertaan Kontingen Papua Selatan pada Pesparawi Nasional XIV diharapkan tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga memperkuat persaudaraan, memperteguh iman, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua Selatan untuk terus berkarya, berprestasi, dan melayani melalui talenta yang dimiliki.

(Randy)

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan Lepas Kontingen Pesparawi dengan Semangat Iman dan Persatuan

Merauke, 16 Juni 2026 – Gubernur Papua Selatan bersama Wakil Gubernur secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Papua Selatan yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada 20–28 Juni 2026.

Pelepasan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat iman, persatuan, dan kebersamaan masyarakat Papua Selatan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni budaya gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kehidupan spiritual masyarakat.

Dengan mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Dalam Segala Waktu” (Mazmur 34:2a), para peserta diharapkan tidak hanya tampil maksimal dalam setiap kategori perlombaan, tetapi juga menjadi duta daerah yang membawa pesan damai, persaudaraan, dan toleransi di tingkat nasional.

Gubernur Papua Selatan menyampaikan harapannya agar seluruh anggota kontingen menjaga kekompakan, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Kristiani selama mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV.

Dukungan penuh pemerintah daerah diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Papua Selatan.

Keikutsertaan kontingen Pesparawi Papua Selatan dalam ajang nasional ini mencerminkan tekad daerah untuk terus membangun sumber daya manusia yang beriman, berkarakter, dan mampu bersaing secara positif di tingkat nasional.

(Randy Fenan)

Putra Daerah Tanimbar Dinilai Memiliki Gagasan Strategis untuk Masa Depan Daerah.

Garuda Tanimbar.com Saumlaki, 14/06/2026/ – Di tengah meningkatnya perhatian terhadap pembangunan kawasannya timur Indonesia, kebutuhan akan figur-figur yang memahami persoalan daerah sekaligus memiliki pengalaman pelayanan publik menjadi bagian dari diskusi yang berkembang di berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu nama yang mulai mendapat perhatian dalam ruang-ruang diskusi tersebut adalah Aipda Enos Feninlambir S.Sos, Dikenal sebagai anggota Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Enos Feninlambir S.Sos,dinilai sejumlah kalangan memiliki kepedulian terhadap isu pembangunan sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta pemberdayaan generasi muda.

Pandangan tersebut muncul dari berbagai aktivitas sosial dan dialog kemasyarakatan yang selama ini melibatkan dirinya.Menurut sejumlah pemerhati pembangunan daerah, tantangan terbesar Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab perubahan zaman tanpa kehilangan identitas budaya lokal.

Dalam salah satu forum diskusi yang melibatkan generasi muda, mahasiswi asal Tanimbar, Rani Sangadji, mengaku terkesan dengan pandangan yang disampaikan Enos terkait arah pembangunan daerah. “Saya melihat beliau memiliki cara pandang yang cukup luas tentang masa depan Tanimbar. Fokusnya bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan, karakter generasi muda, dan pelestarian budaya daerah,” ujar Rani kepada media ini.

Rani menuturkan bahwa dalam percakapan singkat yang berlangsung di sela kegiatan kemasyarakatan, Enos menekankan pentingnya investasi pada kualitas manusia sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.

“Tanimbar membutuhkan generasi yang berpendidikan, memiliki karakter yang kuat, dan tetap mencintai budaya serta tanah kelahirannya. Ketika sumber daya manusia berkembang, maka pembangunan akan mengikuti dengan sendirinya,” kata Enos sebagaimana dituturkan kembali oleh Rani.

Pandangan tersebut dinilai sejalan dengan berbagai kajian pembangunan yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam mendorong pertumbuhan daerah. Selain itu, pendekatan yang mengedepankan keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya lokal juga dianggap relevan dengan karakter masyarakat Kepulauan Tanimbar.

Sejumlah tokoh masyarakat yang mengikuti perkembangan daerah menilai bahwa figur-figur dengan pengalaman pelayanan publik dan pemahaman terhadap kondisi sosial masyarakat berpotensi memberikan kontribusi lebih luas bagi pembangunan daerah pada masa mendatang. Namun demikian, hingga saat ini tidak terdapat pernyataan resmi dari Enos Feninlambir S.Sos, mengenai rencana keterlibatan dalam aktivitas politik praktis.

Pengamat sosial di Maluku menilai bahwa munculnya apresiasi masyarakat terhadap figur pelayanan publik menunjukkan meningkatnya harapan terhadap lahirnya pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas administratif, tetapi juga kedekatan dengan masyarakat serta pemahaman terhadap kebutuhan daerah.Di tengah berbagai tantangan pembangunan kawasan kepulauan, diskusi mengenai figur-figur potensial seperti Enos Feninlambir S.Sos,mencerminkan aspirasi sebagian masyarakat yang menginginkan hadirnya pemimpin dengan rekam jejak pengabdian, integritas, dan visi pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

(Randy Fenan)

Di BentangkanBendera Belanda Sepanjang 55 Meter Saat Konvoi Damai Fans Hollander Di Tanimbar.

Garuda Tanimbar.com Saumaki – 13/06/2026/ Bendera yang dibawa dalam pawai atau konvoi penggemar, umumnya merujuk pada sebuah ukuran (panjang mencapai belasan atau puluhan meter hingga ratusan meter) yang rutin dibuat atau dibentangkan, dan diarak oleh para suporter selama perhelatan piala dunia.

Hal ini juga dilakukan oleh para pendukung the orange dimana sebuah bendera dari Tim Nasional (Timnas) Belanda terbentang di depan peserta Konvoi Damai Piala Dunia saat melakukan konvoi di dalam kota Saumlaki.

Bendera tersebut diketahui panjangnya 55 meter dan lebar 3 meter berada tepat didepan ratusan peserta konvoi Hollanders Tanimbar, sekaligus merupakan bendera terpanjang di provinsi Maluku selama perhelatan piala dunia dan mematahkan bendera Belanda yang di bentangkan pendukung Hollanders dalam konvoi damai  di kota Ambon.

terlihat juga para peserta yang membentangkan bendera tersebut mengenakan jersey Timnas Belanda berjalan bersama para pendukung Timnas Belanda ( Hollanders Tanimbar) yang menggunakan kendaraan beroda dua dan empat dengan memakai Jersey warna orange Timnas Belanda.

Kevin Uwuratuw yang juga fans dari Timnas Belanda sekaligus Ketua Hollanders Tanimbar mengatakan konvoi yang dilakukan merupakan perwujudan antusias pendungkung Timnas Belanda yang ada di Tanimbar dalam menyambut piala dunia.

“Saya mengapresiasi antusias warga Tanimbar terutama bagi perkumpulan Hollanders Tanimbar, semoga kedepan kita tetap awet dan damai,” ujarnya saat diwawancarai.

Ditempat yang berbeda Agustinus Rahanwarat yang merupakan sekertaris perkumpulan Hollanders Tanimbar, dirinya optimis, Timnas Belanda bakal membawa pulang piala dunia 2026 kali ini dan memperoleh bintang kemenangan.”Kita optimis piala dunia kali ini di menangkan oleh Belanda dan mendapatkan Bintang kemenangan,” tegas Rahanwarat.

Selanjutnya, Konvoi yang di lakukan oleh Hollanders Tanimbar bejalan dengan damai dan tertip, tujuan konvoi untuk menjaga ikatan silaturahmi antar sesama pendukung Timnas Belanda dan penggemar serta menjadi contoh kepada pendukung lain agar dalam melakukan konvoi tetap harus menjaga kedamaian maupun patuh dalam berlalulintas.

(Elon)

WAKIL BUPATI TANIMBAR BERIKAN ARAHAN PADA APEL LAPOR DIRI PESERTA SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2026

Garuda Tanimbar. Com Saumlaki – 12/06/2026/ – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pembinaan dan pendampingan peserta Sekolah Kedinasan Tahun 2026.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Lapor Diri bagi peserta program Sekolah Kedinasan yang berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat, 12 Juni 2026.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Dr. Edwin Tomasoa. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa program Sekolah Kedinasan merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Tanimbar dalam mengakses pendidikan kedinasan dan mempersiapkan diri menjadi aparatur negara yang profesional serta berintegritas.

Adapun program sekolah kedinasan yang menjadi fokus pendampingan tahun ini meliputi Berikut: Program Sekolah Kedinasan 1. IPDN : Intansi Penanggung Jawap – Kementerian Dalam Negeri 2. Sekolah SIPENCATAR – Kementerian Perhubungan 3. STMKG – BMKG 4. PKN STAN – Kementrian Keuangan 5. Politeknik Statistika – BPS 6. POLTEK SSN – BSSN 7. STIN – BIN.

Menurut Dr. Edwin Tomasoa, kegiatan pendampingan dan pembinaan ini bertujuan mengakomodasi putra-putri terbaik Tanimbar agar mampu bersaing dalam seleksi nasional dan kelak menjadi alat negara yang tangguh dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Ia juga menyampaikan bahwa tahapan seleksi akan berlangsung mulai 12 hingga 23 Juni 2026.Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M, dalam arahannya menegaskan bahwa program Sekolah Kedinasan merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap masa depan generasi muda Tanimbar.

“Program ini dilaksanakan untuk memberikan peluang dan kesempatan yang lebih besar kepada anak-anak Tanimbar agar dapat meraih masa depan yang lebih baik melalui jalur pendidikan kedinasan,” ujar Wakil Bupati.

Ia menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan apel lapor diri, para peserta akan mengikuti berbagai tahapan pembekalan, pendampingan, serta pembinaan karakter yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan mereka menghadapi proses seleksi nasional.

Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara disiplin dan konsisten. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesungguhan dan komitmen masing-masing peserta dalam mempersiapkan diri.

“Kalian harus belajar dengan serius, menjaga disiplin, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan. Dengan kerja keras dan ketekunan, saya yakin putra-putri Tanimbar mampu bersaing dan meraih keberhasilan pada sekolah kedinasan yang diminati,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Juliana Ratuanak berharap Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat melahirkan lebih banyak lulusan sekolah kedinasan di berbagai bidang strategis guna mendukung pembangunan daerah dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM Kabupaten Kepulauan Tanimbar beserta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Ia menilai kerja keras dan dedikasi panitia menjadi faktor penting dalam terselenggaranya program pendampingan dan seleksi sekolah kedinasan secara baik dan terorganisir.Kegiatan apel lapor diri ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Asisten III Administrasi Umum, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BMKG Kepulauan Tanimbar, perwakilan Polres Kepulauan Tanimbar, para pejabat terkait, serta seluruh peserta calon Sekolah Kedinasan Tahun 2026.

Acara berlangsung dengan penuh semangat dan optimisme, serta ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol dukungan dan kebersamaan dalam mempersiapkan generasi muda Tanimbar menuju masa depan yang lebih gemilang melalui jalur pendidikan kedinasan.

( Nik Kafroly)

Pengumuman Hasil Ulangan Semester Akhir MA Duang Lolat, Kepala Sekolah Tekankan Pentingnya Kehadiran dan Kolaborasi Orang Tua.

Garuda Tanimbar .comKILON, 10 Juni 2026 – Madrasah Aliyah (MA) Duang Lolat menggelar kegiatan pengumuman hasil Ulangan Semester Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Aula Gedung MA Duang Lolat, Desa Kilon, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (10/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, para wali kelas, serta orang tua/wali murid. Acara ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan perkembangan akademik siswa sekaligus memperkuat sinergi antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendukung proses pendidikan.

Kepala MA Duang Lolat, Lahai Rumohira, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kehadiran siswa di sekolah sebagai salah satu faktor utama yang memengaruhi keberhasilan proses belajar mengajar. Ia mengajak seluruh orang tua dan wali murid untuk terus menjalin kerja sama yang baik dengan pihak sekolah.

“Kami berharap para orang tua dapat berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam memperhatikan kedisiplinan kehadiran anak. Setiap persoalan yang dihadapi siswa hendaknya dikomunikasikan dengan dewan guru maupun wali kelas agar dapat ditemukan metode pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kelas XI, Anwar Fidmatan, S.Pd.I, menekankan pentingnya pembentukan karakter, moral, dan etika siswa sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan perilaku peserta didik.

“Kedisiplinan, moral, dan etika merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kelas X, Haming Kalean, S.Pd.I, mengingatkan para orang tua untuk senantiasa memantau aktivitas anak-anak mereka, terutama menjelang waktu berangkat ke sekolah. Ia menilai pengawasan orang tua memiliki peran strategis dalam meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa.

“Orang tua perlu memastikan anak-anak tidak bermalas-malasan dan hadir tepat waktu di sekolah. Kehadiran siswa merupakan salah satu komponen penilaian yang sangat penting dan turut menunjang peningkatan hasil belajar,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan laporan hasil belajar siswa kepada para orang tua dan wali murid. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk transparansi sekolah dalam menyampaikan perkembangan pendidikan peserta didik.

Sebagai penutup, doa bersama dipimpin oleh Hasan Sokalmetan, S.Pd.I, yang memohon penyertaan Tuhan agar seluruh siswa dapat terus meningkatkan prestasi, kedisiplinan, serta karakter yang baik dalam menempuh pendidikan di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, MA Duang Lolat berharap terjalin kerja sama yang semakin erat antara sekolah dan keluarga dalam mendukung terciptanya generasi yang cerdas, disiplin, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(Randy).

Kunjungan Perdana Yang Penuh Kehangatan Ketua TP.PKK Provinsi Maluku.di Desa Tumbur

Garuda Tamimbar.com – Saumlaki 09/06/2026/- menjadi hari yang sangat bersejarah bagi Pemerintah dan masyarakat Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bahwa Desa Tumbur terpilih menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda Kunjungan Kerja ( Kunker ) Ketua TP.PKK Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, bersama rombongan, Selasa 09/06/2026.

Kehadiran perdana Ny. Maya Baby Lewerissa di tanah Tumbur ini didampingi langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, serta Ketua TP.PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa. Begitu tiba, rombongan disambut penuh kehangatan oleh Camat Wertamrian, Chayetanus Batmomoiln, dan Kepala Desa Tumbur, Rafael Folatfindu. Prosesi penyambutan berlangsung sangat sakral dan meriah.

Adapun penyambutan diawali dengan untaian doa dari tua-tua adat Desa Tumbur sebagai bentuk restu dan keselamatan, selanjutnya disambut juga dengan pesona budaya lokal memukau lewat tarian khas masyarakat setempat yang anggun dengan mengenakan kain tenun Tanimbar Sebagai bukti cinta dan rasa syukur atas kehadiran pemimpin mereka.

masyarakat dengan penuh semangat mengantarkan Ny. Maya Baby Lewerissa beserta rombongan menuju Kantor Desa Tumbur diiringi nyanyian sukacita dan tarian adat yang semarak.

Agenda penting ini juga dihadiri oleh Pengurus TP.PKK Provinsi Maluku, seluruh Pengurus TP.PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ketua Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Kabupaten, serta seluruh pengurus TP.PKK tingkat Kecamatan Wertamrian dan Desa Tumbur.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat sinergitas program PKK dari tingkat provinsi hingga ke pelosok desa demi kesejahteraan keluarga di Bumi Tanimbar.

(Elon)

Kebijakan Pendirian TK PAUD Baru di Desa Kilon Picu Kontroversi, Masyarakat Pertanyakan Efektivitas.

Garuda Tanimbar.com, Wuarlabobar 08/06/2026/– Kebijakan pendirian lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) baru di Desa Kilon, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, memicu perbincangan di tengah masyarakat.

Sejumlah warga menilai kebijakan tersebut kurang efektif mengingat telah beroperasinya TK Raudhatul Athfal yang selama ini melayani kebutuhan pendidikan anak usia dini di desa tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, rencana pendirian TK PAUD baru disebut-sebut berawal dari dorongan pihak kecamatan kepada pemerintah desa. Namun kebijakan tersebut mendapat tanggapan beragam dari masyarakat yang khawatir keberadaan sekolah baru akan berdampak pada keberlangsungan TK Raudhatul Athfal yang telah berdiri selama puluhan tahun.

TK Raudhatul Athfal diketahui telah meluluskan ratusan peserta didik dan menjadi salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang cukup dikenal di Desa Kilon.

Secara administratif, sekolah tersebut berada di bawah pembinaan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar guna memenuhi berbagai persyaratan legalitas dan penyelenggaraan pendidikan.

Sejumlah warga menilai jumlah anak usia sekolah di desa tersebut relatif terbatas sehingga keberadaan dua lembaga pendidikan dengan jenjang yang sama dikhawatirkan akan menyebabkan pembagian jumlah siswa yang tidak seimbang.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi operasional sekolah yang telah lebih dahulu berdiri, termasuk pembiayaan kegiatan belajar mengajar dan pemberian insentif bagi tenaga pendidik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Desa Kilon disebut telah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan TK Raudhatul Athfal. Melalui forum musyawarah desa, pemerintah desa bersama masyarakat berupaya mencari solusi untuk membantu operasional sekolah, termasuk dukungan insentif bagi para guru.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Kilon yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa pemerintah sebaiknya mempertimbangkan secara matang kebutuhan pendirian sekolah baru tersebut.“Jika alasan utamanya berkaitan dengan regulasi penggunaan dana desa untuk pemberian insentif, maka perlu dicari solusi yang tepat tanpa harus mendirikan lembaga baru yang justru berpotensi menambah beban anggaran desa. Apalagi sebagian besar calon peserta didik sudah terdata pada sekolah yang telah ada,” ujarnya.

Menurutnya, TK Raudhatul Athfal pada awal pendiriannya dibangun untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Desa Kilon dan hingga kini masih menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah lebih mengutamakan penguatan lembaga yang telah ada dibandingkan membentuk lembaga baru dengan fungsi yang sama.

Sejumlah warga juga menyampaikan dukungan terhadap keberadaan TK Raudhatul Athfal yang dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam mendidik anak-anak di desa tersebut.

Mereka menilai sekolah tersebut telah terbukti memberikan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi muda Desa Kilon.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kecamatan Wuarlabobar terkait pertimbangan dan dasar kebijakan pendirian TK PAUD baru di Desa Kilon.

Masyarakat berharap pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengedepankan dialog dan musyawarah guna menemukan solusi terbaik bagi dunia pendidikan di Desa Kilon.

Redaksi: ( Randy Fenan )

HARMONI CERIA ANAK NEGERI, SDN 84 AMBON GELAR PENTAS SENI DAN PELEPASAN SISWA KELAS VI.

Garuda Tanimbr.com Ambon, 8 Juni 2026 – SD Negeri 84 Ambon menggelar kegiatan Pentas Seni bertajuk “Harmoni Ceria Anak Negeri” sebagai salah satu program unggulan sekolah dalam menutup Tahun Pelajaran 2025/2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) di lingkungan SDN 84 Ambon tersebut berlangsung meriah, penuh makna, dan dihadiri berbagai unsur pendidikan serta masyarakat.Acara diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat.

Seluruh peserta dan tamu undangan berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara serta penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada peserta didik sejak dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan pendidikan wilayah setempat, perwakilan kepala sekolah, pengawas sekolah, dewan guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta panitia penyelenggara.

Dalam rangkaian pembukaan, para tamu undangan menerima sambutan dari perwakilan Dinas Pendidikan yang memberikan apresiasi atas komitmen SDN 84 Ambon dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan seni dan budaya.

Sementara itu, Kepala SDN 84 Ambon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pentas seni memiliki sejumlah tujuan penting yang sejalan dengan pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali persaudaraan antarsiswa, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, serta membangun kerukunan di lingkungan sekolah. Selain itu, pentas seni menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan minat yang selama ini dibina melalui proses pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program sekolah dalam mengakhiri proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran, sekaligus sebagai sarana meningkatkan prestasi dan kreativitas siswa di bidang seni dan budaya,” ujar Imelda Kafroly.

Pada akhir sambutannya, Kepala SDN 84 Ambon menyampaikan ucapan proficiat kepada seluruh siswa, guru, dan jajaran pendidikan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kerja keras dan dedikasi sehingga acara dapat terlaksana dengan baik.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa. Beragam pertunjukan menampilkan kreativitas, bakat, serta kemampuan siswa dalam bidang seni budaya yang mendapat sambutan hangat dari para hadirin.

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan doa syukur bersama dan acara pelepasan siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi pelepasan yang berlangsung secara sederhana, khidmat, dan penuh makna.

Melalui kegiatan Harmoni Ceria Anak Negeri, SDN 84 Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter, kreativitas, dan pelestarian budaya sebagai bekal generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

(Nik Kafroly)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.