Kunjungan Perdana Yang Penuh Kehangatan Ketua TP.PKK Provinsi Maluku.di Desa Tumbur

Garuda Tamimbar.com – Saumlaki 09/06/2026/- menjadi hari yang sangat bersejarah bagi Pemerintah dan masyarakat Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bahwa Desa Tumbur terpilih menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda Kunjungan Kerja ( Kunker ) Ketua TP.PKK Provinsi Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, bersama rombongan, Selasa 09/06/2026.

Kehadiran perdana Ny. Maya Baby Lewerissa di tanah Tumbur ini didampingi langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, serta Ketua TP.PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa. Begitu tiba, rombongan disambut penuh kehangatan oleh Camat Wertamrian, Chayetanus Batmomoiln, dan Kepala Desa Tumbur, Rafael Folatfindu. Prosesi penyambutan berlangsung sangat sakral dan meriah.

Adapun penyambutan diawali dengan untaian doa dari tua-tua adat Desa Tumbur sebagai bentuk restu dan keselamatan, selanjutnya disambut juga dengan pesona budaya lokal memukau lewat tarian khas masyarakat setempat yang anggun dengan mengenakan kain tenun Tanimbar Sebagai bukti cinta dan rasa syukur atas kehadiran pemimpin mereka.

masyarakat dengan penuh semangat mengantarkan Ny. Maya Baby Lewerissa beserta rombongan menuju Kantor Desa Tumbur diiringi nyanyian sukacita dan tarian adat yang semarak.

Agenda penting ini juga dihadiri oleh Pengurus TP.PKK Provinsi Maluku, seluruh Pengurus TP.PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ketua Dharma Wanita Persatuan ( DWP ) Kabupaten, serta seluruh pengurus TP.PKK tingkat Kecamatan Wertamrian dan Desa Tumbur.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat sinergitas program PKK dari tingkat provinsi hingga ke pelosok desa demi kesejahteraan keluarga di Bumi Tanimbar.

(Elon)

Kebijakan Pendirian TK PAUD Baru di Desa Kilon Picu Kontroversi, Masyarakat Pertanyakan Efektivitas.

Garuda Tanimbar.com, Wuarlabobar 08/06/2026/– Kebijakan pendirian lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) baru di Desa Kilon, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, memicu perbincangan di tengah masyarakat.

Sejumlah warga menilai kebijakan tersebut kurang efektif mengingat telah beroperasinya TK Raudhatul Athfal yang selama ini melayani kebutuhan pendidikan anak usia dini di desa tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, rencana pendirian TK PAUD baru disebut-sebut berawal dari dorongan pihak kecamatan kepada pemerintah desa. Namun kebijakan tersebut mendapat tanggapan beragam dari masyarakat yang khawatir keberadaan sekolah baru akan berdampak pada keberlangsungan TK Raudhatul Athfal yang telah berdiri selama puluhan tahun.

TK Raudhatul Athfal diketahui telah meluluskan ratusan peserta didik dan menjadi salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang cukup dikenal di Desa Kilon.

Secara administratif, sekolah tersebut berada di bawah pembinaan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar guna memenuhi berbagai persyaratan legalitas dan penyelenggaraan pendidikan.

Sejumlah warga menilai jumlah anak usia sekolah di desa tersebut relatif terbatas sehingga keberadaan dua lembaga pendidikan dengan jenjang yang sama dikhawatirkan akan menyebabkan pembagian jumlah siswa yang tidak seimbang.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi operasional sekolah yang telah lebih dahulu berdiri, termasuk pembiayaan kegiatan belajar mengajar dan pemberian insentif bagi tenaga pendidik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Desa Kilon disebut telah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan TK Raudhatul Athfal. Melalui forum musyawarah desa, pemerintah desa bersama masyarakat berupaya mencari solusi untuk membantu operasional sekolah, termasuk dukungan insentif bagi para guru.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Kilon yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa pemerintah sebaiknya mempertimbangkan secara matang kebutuhan pendirian sekolah baru tersebut.“Jika alasan utamanya berkaitan dengan regulasi penggunaan dana desa untuk pemberian insentif, maka perlu dicari solusi yang tepat tanpa harus mendirikan lembaga baru yang justru berpotensi menambah beban anggaran desa. Apalagi sebagian besar calon peserta didik sudah terdata pada sekolah yang telah ada,” ujarnya.

Menurutnya, TK Raudhatul Athfal pada awal pendiriannya dibangun untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Desa Kilon dan hingga kini masih menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah lebih mengutamakan penguatan lembaga yang telah ada dibandingkan membentuk lembaga baru dengan fungsi yang sama.

Sejumlah warga juga menyampaikan dukungan terhadap keberadaan TK Raudhatul Athfal yang dinilai memiliki rekam jejak panjang dalam mendidik anak-anak di desa tersebut.

Mereka menilai sekolah tersebut telah terbukti memberikan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi muda Desa Kilon.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kecamatan Wuarlabobar terkait pertimbangan dan dasar kebijakan pendirian TK PAUD baru di Desa Kilon.

Masyarakat berharap pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengedepankan dialog dan musyawarah guna menemukan solusi terbaik bagi dunia pendidikan di Desa Kilon.

Redaksi: ( Randy Fenan )

HARMONI CERIA ANAK NEGERI, SDN 84 AMBON GELAR PENTAS SENI DAN PELEPASAN SISWA KELAS VI.

Garuda Tanimbr.com Ambon, 8 Juni 2026 – SD Negeri 84 Ambon menggelar kegiatan Pentas Seni bertajuk “Harmoni Ceria Anak Negeri” sebagai salah satu program unggulan sekolah dalam menutup Tahun Pelajaran 2025/2026.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) di lingkungan SDN 84 Ambon tersebut berlangsung meriah, penuh makna, dan dihadiri berbagai unsur pendidikan serta masyarakat.Acara diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat.

Seluruh peserta dan tamu undangan berdiri tegak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara serta penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada peserta didik sejak dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pimpinan pendidikan wilayah setempat, perwakilan kepala sekolah, pengawas sekolah, dewan guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta panitia penyelenggara.

Dalam rangkaian pembukaan, para tamu undangan menerima sambutan dari perwakilan Dinas Pendidikan yang memberikan apresiasi atas komitmen SDN 84 Ambon dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan seni dan budaya.

Sementara itu, Kepala SDN 84 Ambon, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pentas seni memiliki sejumlah tujuan penting yang sejalan dengan pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali persaudaraan antarsiswa, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, serta membangun kerukunan di lingkungan sekolah. Selain itu, pentas seni menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan minat yang selama ini dibina melalui proses pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program sekolah dalam mengakhiri proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran, sekaligus sebagai sarana meningkatkan prestasi dan kreativitas siswa di bidang seni dan budaya,” ujar Imelda Kafroly.

Pada akhir sambutannya, Kepala SDN 84 Ambon menyampaikan ucapan proficiat kepada seluruh siswa, guru, dan jajaran pendidikan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas kerja keras dan dedikasi sehingga acara dapat terlaksana dengan baik.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa. Beragam pertunjukan menampilkan kreativitas, bakat, serta kemampuan siswa dalam bidang seni budaya yang mendapat sambutan hangat dari para hadirin.

Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan doa syukur bersama dan acara pelepasan siswa kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi pelepasan yang berlangsung secara sederhana, khidmat, dan penuh makna.

Melalui kegiatan Harmoni Ceria Anak Negeri, SDN 84 Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter, kreativitas, dan pelestarian budaya sebagai bekal generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

(Nik Kafroly)

Gerakan Doa Bersama “Saumlaki Sehati Berdoa”, Bupati Tanimbar Apresiasi Peran Pemuda dalam Pembangunan Spiritual Daerah.

Garuda Tanimbar.com – Saumlaki, 7 Juni 2026 – Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, bersama Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak menghadiri kegiatan Gerakan Doa Bersama bertajuk “Saumlaki Sehati Berdoa” yang berlangsung di Taman Kota Saumlaki, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Brampi Muriolkosu beserta istri, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para hamba Tuhan, pimpinan gereja, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jajaran pengurus dan anggota Gema Tanimbar.

Dalam sambutannya, Bupati Ricky Jauwerissa menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Gema Tanimbar yang telah menggagas serta menyelenggarakan kegiatan rohani tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti nyata kepedulian generasi muda terhadap pembangunan karakter dan spiritual masyarakat, selain pembangunan fisik dan kemajuan daerah.“Pemerintah daerah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gema Tanimbar atas inisiatif yang sangat baik ini.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa generasi muda Tanimbar tidak hanya memikirkan pembangunan daerah dari sisi fisik, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap pembangunan spiritual masyarakat sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar bupati.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus ditopang oleh nilai-nilai moral, etika, dan spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Gerakan “Saumlaki Sehati Berdoa” merupakan bagian dari gerakan rohani nasional yang dikenal dengan nama Indonesia Menyembah. Gerakan tersebut mengajak umat Tuhan di seluruh Indonesia untuk bersatu dalam doa, penyembahan, dan syafaat bagi bangsa dan negara.

Gerakan nasional ini lahir dari kesadaran bahwa di tengah berbagai tantangan dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, bangsa Indonesia membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kokoh. Fondasi tersebut diyakini dapat dibangun melalui hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, serta diwujudkan dalam kehidupan sosial yang penuh kasih, persatuan, dan tanggung jawab.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diwarnai doa bersama untuk kedamaian, persatuan, serta kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai spiritual sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Melalui kegiatan “Saumlaki Sehati Berdoa”, diharapkan semakin tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk memperkuat persatuan, mempererat toleransi, serta membangun Kepulauan Tanimbar yang maju, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.

(Randy Fenan).

Bupati Dan Wabup Tanimbar Bersama Bunda Paud Resmikan Gedung PAUD Toy Tanwan dan Gedung Posyandu Lelemuku Desa Makatian.

Garuda Tanimbar.com – Wermaktian, 07 /06/2026/ Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa bersama Wakil Bupati, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M dan Bunda PAUD Kepulauan Tanimbar, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa, melakukan kunjungan kerja di Desa Makatian dalam rangka Peresmian Gedung PAUD Toy Tanwan dan Gedung Posyandu Lelemuku Desa Makatian Kecamatan Wermaktian.

Peresmian Gedung PAUD Toy Tanwan dan Gedung Posyandu Lelemuku di Desa Makatian, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses layanan pendidikan anak usia dini dan kesehatan dasar bagi masyarakat setempat.

Adapun dua fasilitas ini memegang peranan penting yakni untuk PAUD Toy Tanwan sendiri menyediakan pendidikan usia dini yang layak dan telah berhasil meluluskan angkatan pertamanya.

Sementara Posyandu Lelemuku, menjadi pusat layanan kesehatan terpadu bagi ibu hamil, balita, dan warga desa.Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta Pengurus TP. PKK Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Adapun agenda lain yakni pertemuan bersama para Guru, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Makatian.Setelah dari Desa Makatian, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar bersama rombongan menuju Desa Marantutul guna melakukan pertemuan dengan Pemerintah Desa, Tokoh Agama, Guru, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Marantutul.

(ELON)

Kepala SD Negeri 2 Alusi Bukjalim Tekankan Disiplin, Kejujuran, dan Mutu Pendidikan.

Garuda Tanimbar..com Bukjalim – 07 /06/2026/ – Pelaksanaan Ulangan Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di SD Negeri 2 Alusi Bukjalim berlangsung dengan tertib dan lancar. Momentum tersebut dimanfaatkan Kepala SD Negeri 2 Alusi Bukjalim, Edowardus Janubi, untuk memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta didik serta dewan guru mengenai pentingnya disiplin, kejujuran, dan kualitas proses pendidikan.

Dalam arahannya, Edowardus Janubi menegaskan bahwa keberhasilan dan prestasi siswa tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses belajar yang baik, terencana, dan berkesinambungan.

“Hasil yang baik bergantung pada proses yang baik pula. Oleh karena itu, setiap siswa harus aktif mengikuti seluruh proses pembelajaran di kelas agar mampu meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Ia menyampaikan beberapa pesan penting kepada para siswa. Pertama, siswa diharapkan aktif mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran di kelas masing-masing. Kedua, siswa diminta memanfaatkan waktu belajar secara efektif dan bertanggung jawab. Ketiga, seluruh peserta didik diharapkan mampu mengaktualisasikan tata tertib sekolah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Selain itu, Kepala Sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk terus menjaga kedisiplinan dalam menggunakan waktu belajar, baik saat berada di sekolah maupun ketika belajar di rumah.

Tidak hanya kepada siswa, Edowardus Janubi juga memberikan penekanan kepada para guru agar tetap disiplin dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pengajar.

Menurutnya, peran guru sangat menentukan dalam membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat.”Guru memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik peserta didik agar menjadi generasi yang cerdas, pintar, dan berkarakter demi masa depan mereka,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya penerapan sistem penilaian yang bermutu, objektif, dan menjunjung tinggi kejujuran. Menurutnya, integritas dalam proses penilaian merupakan salah satu faktor utama dalam mengukur keberhasilan peserta didik secara adil dan profesional.

Mengakhiri arahannya, Edowardus Janubi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan guru atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan sehingga pelaksanaan Ulangan Semester Genap Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik dan lancar.Ia berharap SD Negeri 2 Alusi Bukjalim terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mampu meraih mutu pendidikan yang unggul melalui proses pembelajaran yang berkualitas.

“Kami berharap SDN 2 Alusi Bukjalim dapat terus berkembang dan meraih mutu pendidikan yang berkualitas melalui proses yang baik dan berkelanjutan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh siswa dan dewan guru SD Negeri 2 Alusi Bukjalim yang mengikuti arahan dengan penuh perhatian sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

(Nik Kafroly).

PEMERINTAH KECAMATAN WUARLABOBAR DIMINTA TATA TRANSPORTASI RUTE BATU PUTIH–OTEMER DEMI DUKUNG MOBILITAS MASYARAKAT

Garuda Tanimbar, Media Nasional – 07/06/2026/- Meningkatnya arus mobilitas masyarakat menuju ibu kota Kecamatan Wuarlabobar hingga Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendorong perlunya perhatian serius pemerintah terhadap sektor transportasi darat yang selama ini dilayani oleh kendaraan pribadi.

Masyarakat berharap Pemerintah Kecamatan Wuarlabobar segera melakukan pendataan terhadap seluruh transportasi pribadi yang melayani rute Wuarlabobar–Batu Putih–Otemer.

Selain pendataan, pemerintah juga diminta menetapkan standar tarif angkutan pulang-pergi yang wajar dan terjangkau guna memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat.

Permintaan tersebut muncul seiring semakin lancarnya akses transportasi yang menghubungkan desa-desa di wilayah Kecamatan Wuarlabobar dengan pusat pemerintahan kecamatan maupun ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Saumlaki.

Kondisi ini dinilai menjadi momentum penting untuk menata sistem transportasi secara lebih terorganisir dan berkelanjutan.Transportasi pribadi yang selama ini beroperasi secara rutin memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga urusan pemerintahan.

Karena itu, keberadaan armada transportasi tersebut perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai dari pemerintah.Tokoh masyarakat setempat menilai bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Wuarlabobar dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Pendataan armada, penetapan tarif yang jelas, serta peningkatan kualitas pelayanan transportasi menjadi langkah penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah.

Selain memberikan kepastian bagi pengguna jasa transportasi, penataan sektor transportasi juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan layanan bagi masyarakat yang setiap hari melakukan perjalanan menuju Saumlaki maupun wilayah lainnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, Pemerintah Kecamatan Wuarlabobar diharapkan segera mengambil langkah konkret bersama pemerintah desa untuk menciptakan sistem transportasi yang tertata, terjangkau, dan mampu mendukung berbagai kepentingan masyarakat dalam menunjang pembangunan daerah.

RF

SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Wujudkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila sebagai Aksi Nyata, Bukan Sekadar Retorika.

Garuda Indonesia Timur.com. Alusi Bukjalim -– Civitas Akademika SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan penuh khidmat pada Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dipimpin oleh Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Keljombar, S.Pd, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera yang terdiri dari siswa dan siswi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh salah seorang siswi, serta pembacaan teks Pancasila yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Martina S. Keljombar menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai aksi nyata, bukan hanya retorika.

Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dan diamalkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia, khususnya di lingkungan Civitas Akademika SMAN 11 Kepulauan Tanimbar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada.”Kita tidak boleh membiarkan perbedaan menjadi alasan untuk bertengkar. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan yang saling melengkapi. Dengan semangat persatuan, kerja keras, dan gotong royong, kita dapat bergerak maju mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Martina S. Keljombar juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar SMAN 11 Kepulauan Tanimbar.

Upacara dihadiri oleh unsur pimpinan sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar. Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba dan pentas seni yang menampilkan kreativitas para siswa sebagai bentuk implementasi nilai-nilai persatuan, kebhinekaan, dan semangat gotong royong.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, sekaligus memperkuat karakter pelajar yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.

(NiK Kafroli)

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK dikabarkan terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan. Namun, Pimpinan Nahdlatul Ulama meminta masyarakat agar tak terprovokasi.

Di Lamongan, OTK dikabarkan menyerang KH Hakam Mubarok di Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan, pada Minggu, 18 Februari 2018. Tetapi Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah bahwa OTK itu menyerang Kiak Hakam. Setelah diselidiki, OTK itu ialah NT (23 tahun) bin S, warga Cirebon, Jawa Barat.

NT diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil. Dia sudah meninggalkan rumah orang tuanya di Cirebon sejak empat tahun lalu. “Yang bersangkutan tidak menyerang, tapi melawan saat akan dipindahkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, pada Senin, 19 Februari 2018.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.