POLSEK KORMOMOLIN GELAR ANJANGSANA KE PURNAWIRAWAN POLRI, WUJUDKAN SEMANGAT HARI BHAYANGKARA KE-80 “POLRI UNTUK MASYARAKAT

Garuda Tanimbar. Com | Saumlaki, 25 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Polsek Kormomolin melaksanakan kegiatan anjangsana kepada para purnawirawan Polri di wilayah Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kormomolin, IPDA I Gede Hendra B. Arimbawa, sebagai bentuk penghormatan, silaturahmi, serta kepedulian institusi Polri kepada para purnabakti yang telah mendedikasikan pengabdiannya bagi bangsa dan negara.

Anjangsana diwujudkan melalui kunjungan kekeluargaan sekaligus penyerahan bantuan paket sembako kepada dua purnawirawan Polri, yakni Daniel Metintomwat (75), warga Desa Alusi Kelaan, dan Honoratus Titirloloby (77), warga Desa Alusi Batjas, Kecamatan Kormomolin.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Kormomolin, Ny. Nova Hendra Arimbawa, bersama pengurus Bhayangkari dan seluruh personel Polsek Kormomolin, di antaranya Ps. Kanit Intel AIPDA Valentino Miru, BRIPKA Dasrun Safar, Bhabinkamtibmas Desa Alusi Batjas BRIGPOL Fauji Umaternate, IPDA Helmi Masbaitubun, serta personel lainnya.

Kedatangan rombongan Polsek Kormomolin disambut hangat oleh para purnawirawan beserta keluarga. Suasana penuh keakraban dan haru mewarnai pertemuan tersebut sebagai bukti eratnya ikatan kekeluargaan antara anggota Polri yang masih aktif dengan para purnabakti.

Kapolsek Kormomolin IPDA I Gede Hendra B. Arimbawa mengatakan bahwa kegiatan anjangsana merupakan agenda dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk penghargaan kepada para purnawirawan atas jasa dan pengabdian mereka selama bertugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Menurutnya, menjadi anggota Polri merupakan amanah yang penuh tanggung jawab, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kecamatan Kormomolin, untuk terus menjalin kemitraan dengan Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan humanis.

Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus mendukung tugas-tugas Kepolisian sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.Ia juga mengajak para purnawirawan untuk terus memberikan motivasi, pengalaman, serta dukungan moral kepada generasi muda anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Mengakhiri kegiatan, Kapolsek menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 kepada seluruh insan Bhayangkara serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama ini telah mendukung tugas Polsek Kormomolin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kormomolin.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

(Nik Kaf)

Sekda Kepulauan Tanimbar Buka Rapat Bersama BNPP RI Bahas Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan

Garuda Tanimbar.comSaumlaki, 24 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, secara resmi membuka rapat koordinasi bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan melalui Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor BPBD Kabupaten Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (24/6/2026).

Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan didampingi oleh Perencana Ahli Madya Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Laut BNPP RI, Deki Sahputera, yang bertindak sebagai Ketua Tim, serta Kepala BPPD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Julius Fredek Batlayery.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Camat Tanimbar Selatan, dan Camat Tanimbar Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan.Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan negara.

Menurutnya, pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kedaulatan wilayah, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemerataan pembangunan.

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai program dan langkah pengembangan kawasan perbatasan yang berkelanjutan, termasuk pemetaan potensi daerah, penguatan infrastruktur pendukung, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama BNPP RI diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran guna mendukung kemajuan wilayah perbatasan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.

(Randy Fenan)

Sekda Kepulauan Tanimbar Lantik Pj Kepala Desa Lermatang

Garuda Tanimbar.comSaumlaki, 24 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, atas nama Bupati Kepulauan Tanimbar, secara resmi mengambil sumpah/janji dan melantik Dery Theo Temmar sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan.

Prosesi pelantikan berlangsung di Lobi Lantai Dua Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Rabu (24/6/2026), dan dihadiri oleh pimpinan umat beragama, para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Daerah, camat, serta Kepala Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian, yang bertindak sebagai saksi dalam pelantikan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pelantikan Penjabat Kepala Desa merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin keberlangsungan roda pemerintahan, pelayanan publik, serta pelaksanaan pembangunan di tingkat desa agar tetap berjalan secara efektif dan berkesinambungan.

Dengan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut, Dery Theo Temmar resmi mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Penjabat Kepala Desa Lermatang.

Ia diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, serta membangun sinergi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan warga Desa Lermatang.

Pelantikan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

(Randy Fenan)

Masyarakat Adat Tanimbar Selatan Dukung Proyek Masela, Namun Tolak Pengalihan Tanah Adat Menjadi Tanah Negara.

Garuda Tanimbar.ComSAUMLAKI – 24 Juni 2026 – Forum Musyawarah Masyarakat Adat Tanimbar Selatan (FMMA-TS) secara resmi mengeluarkan Pernyataan Sikap, Rekomendasi, dan Tuntutan terkait pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Selasa (23/6/2026).

Dalam dokumen yang dihasilkan melalui musyawarah masyarakat adat tersebut, FMMA-TS menegaskan bahwa masyarakat adat Tanimbar Selatan tetap mendukung pembangunan fasilitas LNG Blok Masela yang berlokasi di Desa Lermatan dan wilayah sekitarnya. Namun, dukungan tersebut disertai penolakan terhadap penetapan kawasan hutan dan wilayah petuanan adat sebagai tanah negara yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan masyarakat adat.

Forum menegaskan bahwa masyarakat adat Tanimbar telah menempati, menguasai, mengelola, dan berdaulat atas wilayah adat mereka jauh sebelum terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, masyarakat adat Tanimbar masih memegang teguh Hukum Adat Duan-Lolat yang menjadi landasan kehidupan sosial, budaya, dan kemasyarakatan hingga saat ini.

Menurut FMMA-TS, keberadaan hukum adat, hak-hak adat, identitas budaya, serta hubungan spiritual masyarakat dengan tanah dan air merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Tanimbar dan telah mendapat pengakuan konstitusional sebagaimana diatur dalam Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam pernyataannya, forum menilai bahwa sejak dimulainya pengoperasian Blok Masela, masyarakat adat mengalami guncangan sosial, spiritual, dan kultural akibat diabaikannya aspek hukum adat, hak ulayat, dan hubungan adat masyarakat dengan tanah yang selama ini mereka kelola secara turun-temurun.FMMA-TS menolak penetapan tanah adat menjadi tanah negara karena dinilai tidak melalui proses konsultasi dan pelibatan masyarakat adat.

Mereka juga meminta agar pihak INPEX Masela menghormati dan mengakui hak ulayat masyarakat adat serta menempuh mekanisme jual beli tanah yang rasional, transparan, dan memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat pemilik hak.Selain menyampaikan pernyataan sikap, forum juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Pusat, INPEX Masela, kontraktor pelaksana proyek, serta aparat TNI dan Polri.

Kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan DPRD, forum mendesak percepatan penyusunan dan pengesahan Peraturan Daerah tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat beserta hak-hak atas tanah adat.

Pemerintah daerah juga diminta menetapkan wilayah adat dan tanah adat di Desa Lermatan maupun desa-desa lainnya sebagai tanah ulayat melalui keputusan kepala daerah.

Sementara kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Pusat, forum meminta adanya jaminan pengakuan wilayah adat dalam seluruh proses pembangunan, termasuk perizinan, AMDAL, pengadaan tanah, serta pengembangan kawasan industri pendukung Blok Masela.

Forum juga meminta INPEX Masela dan kontraktor proyek untuk menghormati struktur kelembagaan adat, melaksanakan konsultasi terbuka dengan pemegang hak ulayat, serta menyusun kesepakatan manfaat bersama yang mencakup kompensasi yang adil, kesempatan kerja bagi masyarakat adat, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan situs budaya.

Dalam bagian tuntutannya, FMMA-TS mendesak INPEX Masela menghentikan seluruh aktivitas di wilayah Desa Lermatan dan desa-desa lain yang masuk dalam wilayah adat Tanimbar Selatan hingga tercapai kesepakatan bersama dengan masyarakat adat.

Forum juga memberikan batas waktu hingga 27 Juni 2026 kepada pihak terkait untuk merespons tuntutan tersebut. Apabila tuntutan diabaikan, masyarakat adat menyatakan akan melakukan Gerakan “Bela Tanah Adat” melalui berbagai aksi, termasuk sumpah adat berdasarkan tradisi Duan-Lolat, penyampaian aspirasi di Saumlaki, Ambon, dan Jakarta, serta penyampaian tuntutan kepada Presiden Republik Indonesia, DPR RI, Komnas HAM, dan lembaga hak asasi manusia internasional.

Musyawarah yang menghasilkan pernyataan sikap tersebut turut dihadiri perwakilan masyarakat adat dari lima desa di Kecamatan Tanimbar Selatan, yakni Desa Lermatan, Bomaki, Wowonda, Ilngei, dan Olilit.Pernyataan ini menjadi salah satu sikap resmi masyarakat adat Tanimbar Selatan dalam menyikapi perkembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela yang saat ini menjadi salah satu proyek energi terbesar di Indonesia bagian timur.

(Randy Fenan)

WASPADA PENIPUAN LOWONGAN KERJA MENGATASNAMAKAN INPEX, PEMKAB TANIMBAR IMBAU MASYARAKAT LEBIH TELITI.

Garuda Tanimbar.comSaumlaki – 24/06/2026/-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penyebaran informasi lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan perusahaan migas INPEX.

Informasi tersebut diketahui beredar melalui berbagai platform media sosial, aplikasi WhatsApp, hingga tautan dan QR Code yang tidak resmi.Melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi rekrutmen yang sumbernya tidak jelas.

Peringatan ini disampaikan menyusul kembali munculnya sejumlah modus penipuan berkedok penerimaan tenaga kerja yang mencatut nama INPEX.

Dalam imbauan tersebut, terdapat tiga poin penting yang perlu menjadi perhatian masyarakat: Pertama, INPEX menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah melakukan proses rekrutmen melalui QR Code, Google Form, maupun pesan langsung (Direct Message) di Instagram, TikTok, Facebook, atau WhatsApp.

Kedua, seluruh proses rekrutmen di INPEX tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Oleh karena itu, apabila terdapat pihak yang meminta pembayaran atau transfer uang dengan alasan administrasi maupun biaya seleksi, maka hal tersebut dipastikan merupakan tindakan penipuan.

Ketiga, masyarakat diminta hanya mengakses informasi lowongan kerja melalui kanal resmi perusahaan, yakni situs karier INPEX, akun LinkedIn resmi INPEX Indonesia, atau platform informasi ketenagakerjaan Petromindo.Selain itu, masyarakat juga diminta mengenali ciri-ciri umum lowongan kerja palsu, seperti adanya permintaan transfer dana, penggunaan alamat email yang tidak menggunakan domain resmi perusahaan, serta penyampaian informasi dengan bahasa yang tidak profesional.

Apabila menemukan aktivitas rekrutmen yang mencurigakan atau diduga sebagai upaya penipuan, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui saluran pengaduan resmi perusahaan di alamat email compliance.hotline@inpex.com.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, kerabat, dan teman-teman agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja.

“Kewaspadaan dan ketelitian masyarakat dalam memverifikasi informasi menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kerugian akibat praktik penipuan yang semakin beragam modusnya,” demikian imbauan yang disampaikan melalui akun resmi Pemkab Kepulauan Tanimbar.

(ELON)

Tebar Manfaat Bagi Sesama, Bapas Kelas II Saumlaki Gelar Aksi Donor Darah

Garuda Tanimbar.comSAUMLAKI – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Saumlaki menggelar kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan, yang melibatkan seluruh pegawai serta Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), bertempat di Kantor Bapas Kelas II Saumlaki.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan stok darah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemanusiaan.

Sebelum mengikuti proses donor, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas medis untuk memastikan kondisi fisik dan kelayakan sebagai pendonor.Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, hanya satu peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan kesehatan untuk mendonorkan darah.

Sementara peserta lainnya belum dapat mengikuti donor darah karena beberapa faktor kesehatan, seperti tekanan darah dan kadar hemoglobin yang belum memenuhi standar medis yang ditetapkan.Kepala Bapas Kelas II Saumlaki, Martina Ch. Solilit, memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan PPNPN yang telah menunjukkan semangat kepedulian melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Partisipasi seluruh pegawai dan PPNPN dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya kepedulian terhadap sesama. Meskipun hanya satu orang yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darah, semangat kemanusiaan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta tetap menjadi hal yang sangat berharga. Ke depan, kami berharap semakin banyak pegawai yang dapat menjaga kondisi kesehatannya sehingga dapat berpartisipasi sebagai pendonor,” ujar Martina.

Menurutnya, kegiatan donor darah tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dan teratur.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Saumlaki kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Semangat berbagi dan kepedulian yang ditunjukkan diharapkan dapat menjadi budaya kerja yang terus tumbuh di lingkungan Bapas serta menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama.

Dengan mengusung tema “Tebar Manfaat Bagi Sesama”, aksi donor darah tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian kemanusiaan tidak diukur dari jumlah darah yang berhasil didonorkan, melainkan dari niat tulus dan semangat bersama untuk membantu mereka yang membutuhkan.

( Randy Fenan)

Cuaca Laut Tanimbar dan MBD Diprediksi Memburuk, Masyarakat Diminta Tunda Pelayaran Jika Tidak Mendesak.

Garuda Tanimbar.comSAUMLAKI – 21/06/2026/,- Masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya (MBD) diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya peringatan cuaca laut yang diperkirakan kurang bersahabat dalam dua hari ke depan.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak terkait, kondisi perairan di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya diprediksi mengalami peningkatan tinggi gelombang serta kecepatan angin yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.

Dalam peringatan tersebut disebutkan bahwa tinggi gelombang laut berpotensi mencapai lebih dari 150 sentimeter, sementara kecepatan angin diperkirakan melebihi 30 knot.

Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko keselamatan bagi kapal penumpang, kapal nelayan, maupun transportasi laut lainnya yang beroperasi di kawasan tersebut.Sehubungan dengan situasi tersebut, seluruh pengguna jasa transportasi laut diimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru yang dikeluarkan oleh instansi berwenang. Selain itu, masyarakat juga diminta mengutamakan keselamatan selama pelayaran dengan menggunakan alat keselamatan yang tersedia di atas kapal.

Para penumpang dan operator kapal juga diharapkan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca dinilai tidak aman. Kepatuhan terhadap arahan nakhoda kapal serta petugas pelabuhan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kecelakaan di laut.

Pemerintah dan pihak terkait mengingatkan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama bagi seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.

“Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan budaya keselamatan pelayaran demi melindungi seluruh pengguna transportasi laut di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya,”

demikian imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.Dengan kondisi cuaca yang berpotensi memburuk dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diharapkan tetap waspada, mempersiapkan perjalanan dengan baik, serta selalu mengutamakan keselamatan.

Salam Selamat – Tujuan Selamat – Keluarga Menanti.Keselamatan adalah yang utama. Selamat sampai tujuan.

(Randy Fenan)

Polres Kepulauan Tanimbar Perkuat Kesiapan Fisik Peserta Sekolah Kedinasan 2026

Garuda Tanimbar.comSaumlaki, 19 Juni 2026 – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) melalui Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) memberikan dukungan penuh kepada para calon pendaftar Sekolah Kedinasan Tahun 2026 melalui program pelatihan dan pendampingan khusus di bidang ketahanan fisik serta kesamaptaan jasmani.

Program yang dilaksanakan atas kerja sama Panitia Penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026 dengan Bidang SDM Polres KKT tersebut bertujuan mempersiapkan peserta menghadapi berbagai tahapan seleksi, baik tes akademik maupun tes kesamaptaan jasmani.Kegiatan pelatihan berlangsung sejak 18 hingga 19 Juni 2026 di lingkungan Polres KKT dan ditutup pada Sabtu (19/6/2026).

Sebelum mengikuti sesi latihan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti apel bersama sebagai bentuk penguatan disiplin, pengecekan kehadiran, serta pemeriksaan kondisi kesehatan.Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pengecekan tekanan darah guna memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi yang prima selama mengikuti program pelatihan.

Selain itu, para peserta juga menerima pembinaan, arahan, serta motivasi dari para pelatih dan narasumber sebagai bekal mental dalam menghadapi proses seleksi yang akan datang.Saat ditemui Media Garuda Indonesia, Koordinator Pelatihan dari Bidang SDM Polres KKT, AKP Simson Kormasela, menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung generasi muda Tanimbar yang bercita-cita menempuh pendidikan kedinasan.

«“Polres Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), siap memfasilitasi dan mendampingi para peserta semaksimal mungkin guna mempersiapkan ketahanan fisik dan kesamaptaan jasmani mereka dalam menghadapi seleksi sekolah kedinasan,” ujar AKP Simson Kormasela.»

Dalam pelatihan tersebut, peserta diwajibkan mengikuti sejumlah materi kesamaptaan jasmani, antara lain lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up, shuttle run, serta berbagai latihan kebugaran lainnya yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan dan kemampuan fisik peserta.

Berdasarkan hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung, AKP Simson Kormasela menilai kemampuan para peserta cukup menggembirakan. Mayoritas peserta mampu menyelesaikan seluruh rangkaian latihan dengan hasil yang berada di atas rata-rata.

“Sebagai pelatih dan narasumber, kami bangga melihat semangat dan kemampuan peserta dalam menyelesaikan setiap materi latihan yang diberikan. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Tanimbar memiliki potensi yang besar untuk bersaing dalam seleksi sekolah kedinasan,” tambahnya.

Sebanyak kurang lebih 74 peserta mengikuti program pelatihan dan pendampingan tersebut. Para pelatih dan narasumber berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal untuk meraih hasil terbaik dalam seleksi mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran panitia penyelenggara dari BKPSDM Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yaitu Irfan Melalolin, Pice Selitubun, S.Kom, Reta Hematang, SE, Berli Matakupan, S.Kom, serta Jon Liur, S.Kom.Kegiatan pendampingan dan pelatihan berlangsung dalam suasana disiplin, penuh semangat, dan kekeluargaan.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk berkiprah di berbagai sekolah kedinasan dan menjadi generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa di masa depan.

(Nik Kafroli)

SEKDA PAPUA SELATAN LEPAS KONTINGEN PESPARAWI NASIONAL XIV MENUJU MANOKWARI.

Garuda Tanimbar.com Merauke, 17 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan mewakili Papua Selatan pada ajang tingkat nasional di Manokwari.

Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Merauke, Selasa (16/6), dan dihadiri para peserta, pendamping, pengurus LPPD, serta unsur pemerintah daerah.Pesparawi Nasional XIV yang mengusung tema “Terus Maju Dalam Memuji Tuhan” menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan iman, mempererat persaudaraan antarumat Kristiani, sekaligus mengembangkan potensi seni budaya gerejawi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ferdinandus Kainakaimu menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Selatan memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual yang berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang membangun kehidupan rohani dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam masyarakat,” ujar Ferdinandus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kabupaten di Papua Selatan yang telah berpartisipasi dan mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk bergabung dalam kontingen provinsi pada ajang nasional tersebut.

Menurutnya, keikutsertaan para peserta tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi duta yang memperkenalkan karakter masyarakat Papua Selatan yang religius, berbudaya, dan menjunjung tinggi persatuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias, menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang akan berlaga pada Pesparawi Nasional XIV.

“Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi paduan suara, tetapi juga wadah pembentukan karakter, disiplin, serta penguatan nilai-nilai spiritual generasi muda. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil dengan penuh percaya diri, menjaga nama baik Papua Selatan, dan menunjukkan bahwa daerah ini memiliki talenta-talenta terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Soleman Jambormias.

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan, kerja keras, dan pengabdian kepada Tuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap penampilan yang dibawakan oleh kontingen Papua Selatan.

“Prestasi tentu menjadi harapan bersama, namun yang lebih penting adalah bagaimana para peserta dapat menjadi teladan dalam sikap, etika, dan semangat pelayanan. Dengan doa dan kerja keras, kami optimistis kontingen Papua Selatan mampu memberikan hasil terbaik di Manokwari,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Sekda Papua Selatan berharap seluruh peserta dan official senantiasa mendapatkan perlindungan, kesehatan, serta penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa selama perjalanan maupun pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.

Keikutsertaan Kontingen Papua Selatan pada Pesparawi Nasional XIV diharapkan tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga memperkuat persaudaraan, memperteguh iman, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua Selatan untuk terus berkarya, berprestasi, dan melayani melalui talenta yang dimiliki.

(Randy)

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan Lepas Kontingen Pesparawi dengan Semangat Iman dan Persatuan

Merauke, 16 Juni 2026 – Gubernur Papua Selatan bersama Wakil Gubernur secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Papua Selatan yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada 20–28 Juni 2026.

Pelepasan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat iman, persatuan, dan kebersamaan masyarakat Papua Selatan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni budaya gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kehidupan spiritual masyarakat.

Dengan mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Dalam Segala Waktu” (Mazmur 34:2a), para peserta diharapkan tidak hanya tampil maksimal dalam setiap kategori perlombaan, tetapi juga menjadi duta daerah yang membawa pesan damai, persaudaraan, dan toleransi di tingkat nasional.

Gubernur Papua Selatan menyampaikan harapannya agar seluruh anggota kontingen menjaga kekompakan, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Kristiani selama mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV.

Dukungan penuh pemerintah daerah diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Papua Selatan.

Keikutsertaan kontingen Pesparawi Papua Selatan dalam ajang nasional ini mencerminkan tekad daerah untuk terus membangun sumber daya manusia yang beriman, berkarakter, dan mampu bersaing secara positif di tingkat nasional.

(Randy Fenan)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.