Dinas Ketahanan Pangan KKT Gelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

oleh

Saumlaki.garudaindonesiatimur.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Brampi Moriolkosu, SH. Kegiatan tersebut berlangsung didepan Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Rabu siang, 10 Desember 2025. Turut hadir dalam kegiatan tersebut selain Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Staf Ahli, Forkopimda, Pimpinan OPD, TNI-Polri, pimpinan BUMN, Perum Bulog Saumlaki, tokoh agama dan warga kota Saumlaki dan sekitarnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah diawali dengan laporan Ketua Panitia Frengki Batfian mengatakan, stabilisasi pasokan dan harga pangan, gerakan pangan murah menjelang Perayaan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, dan nantinya pada tanggal 19 Desember 2025 akan dilaksanakan gerakan pangan Murah di Kecamatan Tanimbar Utara, bertempat di Desa Lamdesar Timur dan Desa Lamdesar Barat.

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dilakukan secara mobile untuk Desa Lamdesar Barat dan Desa Lamdesar Timur dan kalaupun masih ada tersisa akan di lanjutkan ke Desa-Desa yang lain. Sebelumnya telah dilakukan Gerakan Pangan Murah pada saat menjelang hari-hari raya Keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri yang dilaksanakan di Kantor DKP dan di Kota Larat.

Gerakan Pangan Murah juga dilaksanakan menyongsong HUT RI pada Koperasi Merah Putih di Desa Ilngei, juga dilakukan di Gerakkan Pangan Murah di seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada tiga Kecamatan yakni Kecamatan Wertamrian, Kecamatan Kormomolin, dan Kecamatan Nirunmas. Gerakan Pangan Murah dilakukan dalam rangka menyongsong HUT Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dilaksanakan pada Kantor DKP.

Tujuan dari GPM adalah menekan angka inflasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar menjelang hari besar keagamaan nasional hari raya Natal tahun 2025. Menyediakan bahan pangan pokok yang strategis dan harganya terjangkau. Kegiatan tersebut disasarkan pada masyarakat Kota Saumlaki dan sekitarnya yang mendapat harga pangan pokok yang terjangkau.

Penjualan bahan pangan pokok dilakukan dengan melalui penjualan kupon. Komoditi yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah adalah beras SPHP 5 kilo gram dengan harga Rp. 60.000, telur ayam ras dengan harga satu rak Rp. 50.000. Sedangkan untuk paket Natal terdiri dari satu kilo gram gula pasir, satu kilogram terigu, satu kaleng susu kental manis, minyak goreng 800 ml dan mentega Amanda dua sachet, dengan harga Rp. 35.000, harga satu paket sebesar Rp. 84.000, dengan subsidi Rp 49.000. Waktu kegiatan mulai dari pukul 14.00 wit sampai pukul 18,00 wit.

Untuk kegiatan GPM di Desa Lamdesar Timur dan Lamdesar Barat komoditi yang dijual beras SPHP 5 kilogram dan paket Natal gula dan minyak goreng. Kegiatan ini juga didukung oleh Bank Malut dan Pertamina Patra niaga terminal Saumlaki yang telah memberikan kontribusi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan GPM merupakan kegiatan yang terakhir di tahun 2025 ini. Karena Dinas DKP adalah salah satu OPD yang akan mengalami perampingan atau peleburan dengan Dinas Terkait yang memiliki keterkaitan dengan pertanian dan pangan.

Bupati Kepulauan Tanimbar yang di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Brampi Moriolkosu, SH membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas DKP. Sekretaris Daerah dalam membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Tanimbar mengatakan, gerakan pangan murah merupakan salah satu instrumen Pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan pokok ditengah-tengah gejolak ekonomi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan hari-hari Besar Nasional.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan maksud untuk melakukan pengendalian terhadap inflasi, meningkatkan daya beli masyarakat, menjamin aksesibilitas pangan yang terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat, teristimewa kelompok rentang dan program ini sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar namun tetap berkualitas.

Dan juga tidak kalah pentingnya GPM yang dilakukan merupakan salah satu komitmen dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam hal ini Bupati Kepulauan Tanimbar dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, untuk menstabilkan harga bahan pangan pokok ditengah-tengah masyarakat negeri Duan Lolat yang tercinta.

Gerakan Pangan Murah dilakukan diberbagai titik strategis baik dari tingkat Kecamatan hingga Desa dengan menggunakan metode subsidi langsung atau paket sembako murah. Yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta meningkatkan daya beli masyarakat. Disadari bahwa volume penjualan yang disediakan melalui GPM saat ini belum sampai menyentuh semua masyarakat karena disesuaikan dengan kondisi kemampuan keuangan daerah. Sehingga diharapkan kepada masyarakat agar tetap bijaksana dan mengefisienkan pengeluaran keluarga. Terutama memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar meminta kepada para pengusaha untuk tidak menaikkan harga diluar perhitungan yang wajar dan menghindari tindakan yang bersifat spekulatif karena akan merugikan semua pihak. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk dapat memenuhi kebutuhannya terutama menjelang perayaan Natal tahun 2025.

Para OPD terkait dan tim pengendali inflasi daerah diharapkan turut berperan mendukung agar distribusi barang dapat berjalan dengan lancar dan terkendali. Sehingga stok barang di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat terjaga kestabilannya jangan sampai ada yang menimbun. Dan terus dilakukan pemantauan kebutuhan pasar dan masyarakat pastikan ketersediaan pasokan serta awasi alur ekonomi pasar agar situasi tetap kondusif.

Kegiatan GPM berjalan dengan aman dan kondusif serta masyarakat tertib antri satu-persatu diarahkan untuk menuju ke tiga buah meja yang telah disediakan oleh pegawai DKP untuk melayani masyarakat yang akan membeli bahan pangan pokok dan paket Natal. Masyarakat Kota Saumlaki dan sekitarnya yang hadir saat itu memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalan hal ini Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang telah menggelar GPM demi membantu masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (Red)